Ilmuwan Rusia Berhasil Menanam Semangka di Tempat Terdingin di Bumi
Rabu, 02 Agustus 2023 - 06:26 WIB
loading...
A
A
A
Mereka menanam benih di lapisan tipis pengganti tanah dan menggunakan pencahayaan khusus yang meniru sinar matahari. Karena tidak ada serangga yang menyerbuki tanaman, para peneliti ditugaskan untuk menyerbuki semuanya sendiri dengan tangan..
Tepat 103 hari setelah benih ditanam, para peneliti mendapatkan delapan buah semangka yang matang dan manis tumbuh di enam tanaman berbeda. “Melon tumbuh hingga sekitar 1 kilogram dengan diameter hingga 13 sentimeter,” keterangan Russian Geographical Society dikutip SINDOnews dari laman Live Science, Rabu (2/8/2023).
Eksperimen ini berhasil membuktikan bahwa di bawah kondisi yang tepat, semangka dapat tumbuh di tempat terdingin di planet ini. Keberhasilan ini juga memberikan makanan ringan yang menarik bagi para ilmuwan yang tinggal di kondisi keras Antartika.
Baca juga; Ini Alasan Beruang Kutub Tidak Ditemukan di Antartika
"Tentu saja, semua penjelajah kutub senang mengingat cita rasa musim panas. Bahkan pengamatan bibit hingga pertumbuhan buah memberikan emosi positif,” kata Andrei Teplyakov, kepala ahli geofisika AARI, kepada Russian Geographical Society.
Tepat 103 hari setelah benih ditanam, para peneliti mendapatkan delapan buah semangka yang matang dan manis tumbuh di enam tanaman berbeda. “Melon tumbuh hingga sekitar 1 kilogram dengan diameter hingga 13 sentimeter,” keterangan Russian Geographical Society dikutip SINDOnews dari laman Live Science, Rabu (2/8/2023).
Eksperimen ini berhasil membuktikan bahwa di bawah kondisi yang tepat, semangka dapat tumbuh di tempat terdingin di planet ini. Keberhasilan ini juga memberikan makanan ringan yang menarik bagi para ilmuwan yang tinggal di kondisi keras Antartika.
Baca juga; Ini Alasan Beruang Kutub Tidak Ditemukan di Antartika
"Tentu saja, semua penjelajah kutub senang mengingat cita rasa musim panas. Bahkan pengamatan bibit hingga pertumbuhan buah memberikan emosi positif,” kata Andrei Teplyakov, kepala ahli geofisika AARI, kepada Russian Geographical Society.
Lihat Juga :