Kian Canggih, Ilmuwan Ciptakan Robot yang Bisa Bernapas dan Berkeringat

Minggu, 23 Juli 2023 - 11:12 WIB
loading...
Kian Canggih, Ilmuwan...
Andi robot yang bisa bernapas dan berkeringat. FOTO/ FORTUNE CROWN
A A A
CALIFORNIA - Sekelompok peneliti di Arizona menciptakan robot humanoid yang dapat 'bernapas, menggigil, dan berkeringat' sebagai langkah untuk melindungi manusia dari pengaruh cuaca ekstrem.

BACA JUGA - Barisan Robot yang Membuat Hidup Lebih Mudah

Beberapa wilayah di Amerika Serikat (AS) saat ini dilanda panas ekstrem dengan suhu di Phoenix mencapai lebih dari 40 derajat Celcius selama 22 hari berturut-turut.

Bagi manusia, suhu setinggi itu dapat menimbulkan ancaman bahaya dan berujung pada kematian dan melalui robot bernama ANDI, para ilmuwan dapat memahami bagaimana tubuh manusia bereaksi terhadap iklim ekstrem.

Menurut ketua peneliti, Konrad Rykaczewski, ANDI merupakan robot manusia pertama yang dapat mengukur berapa banyak panas yang diterima dari lingkungan.

“ANDI adalah metode yang sangat realistis untuk mengukur bagaimana manusia bereaksi terhadap iklim ekstrem,''

“Dari situ kita bisa memahami bagaimana tubuh manusia bekerja dalam kondisi cuaca ekstrem, sehingga menemukan solusi atau perlindungan terbaik,” ungkapnya seperti dilansir dari Fortune Crown, Minggu (23/7/2023).

Robot juga memiliki sistem pendingin internal dan 'pori-pori yang memungkinkannya berkeringat dan bernapas'.

Para peneliti di University of Arizona berharap robot tersebut dapat membantu mereka lebih memahami tentang hipertermia, suatu kondisi yang menyebabkan tubuh menjadi terlalu panas.

Dijelaskan Rykaczewski, efek panas pada tubuh manusia masih belum dipahami oleh banyak pihak dan ANDI memberikan kesempatan kepada para ilmuwan untuk memahami situasi tersebut.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
BYD Umumkan Akan Jualan...
BYD Umumkan Akan Jualan Robot Humanoid lewat Dealer Mobil
Rekomendasi
Thariq Halilintar dan...
Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya Terkait Kasus Hanania Travel
Ojol Keluhkan Harga...
Ojol Keluhkan Harga Pertamax Rp16.250 Kemahalan: Biasanya Naik Cuma Seribu, Ini 3 Ribu Lebih
Rudal Iran Serang Hanggar...
Rudal Iran Serang Hanggar F-35 di Pangkalan Udara AS di Yordania, Kuwait dan Bahrain Waspada
Berita Terkini
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved