Profil Robert Oppenheimer, Bapak Bom Atom
Sabtu, 22 Juli 2023 - 23:31 WIB
loading...
A
A
A
Dalam riwayat pendidikannya, Oppenheimer berhasil lulus dari Harvard University dengan predikat cumlaude dalam waktu tiga tahun saja. Setelah itu, dia melanjutkan studi fisika teoretis di Cambridge University dan kemudian memperoleh gelar doktornya di Gottingen University, Jerman.
Pria yang berhasil meraih gelar doktor pada usia 23 tahun ini juga menguasai sejumlah bahasa, seperti Yunani, latin, hingga sansekerta. Tak hanya itu, dia juga mempelajari agama secara mendalam.
Setelah menyelesaikan pendidikannya, Oppenheimer langsung melakukan penelitian awal yang dikhususkan untuk proses energi partikel subatomik, termasuk elektron, positron, dan sinar kosmik. Dilansir dari National Geographic, setelah Amerika Serikat bergabung dengan sekutu pada tahun 1941, Oppenheimer diminta untuk berpartisipasi dalam Proyek Manhattan.
Baca juga; Penyesalan Ilmuwan Oppenheimer Meledakkan Bom Atom: Saya Menjadi Maut Penghancur Dunia!
Dalam proyek rahasia yang bertujuan untuk mengembangkan senjata atom ini menjadikan Oppenheimer sebagai kepala lab rahasia tempat bom akan diuji. Oppenheimer lalu memberi saran untuk membuka lab rahasia di New Mexico, tepatnya di sekolah swasta Los Almos, yang kemudian tempat itu saat ini dikenal sebagai Laboratorium Los Almos.
Pria yang berhasil meraih gelar doktor pada usia 23 tahun ini juga menguasai sejumlah bahasa, seperti Yunani, latin, hingga sansekerta. Tak hanya itu, dia juga mempelajari agama secara mendalam.
Setelah menyelesaikan pendidikannya, Oppenheimer langsung melakukan penelitian awal yang dikhususkan untuk proses energi partikel subatomik, termasuk elektron, positron, dan sinar kosmik. Dilansir dari National Geographic, setelah Amerika Serikat bergabung dengan sekutu pada tahun 1941, Oppenheimer diminta untuk berpartisipasi dalam Proyek Manhattan.
Baca juga; Penyesalan Ilmuwan Oppenheimer Meledakkan Bom Atom: Saya Menjadi Maut Penghancur Dunia!
Dalam proyek rahasia yang bertujuan untuk mengembangkan senjata atom ini menjadikan Oppenheimer sebagai kepala lab rahasia tempat bom akan diuji. Oppenheimer lalu memberi saran untuk membuka lab rahasia di New Mexico, tepatnya di sekolah swasta Los Almos, yang kemudian tempat itu saat ini dikenal sebagai Laboratorium Los Almos.
Lihat Juga :