Lubang Hitam Paling Lapar Terdeteksi Siap Menelan Material Bumi

Minggu, 16 Juli 2023 - 11:24 WIB
loading...
Lubang Hitam Paling...
Black Hole siap menelan material Bumi. FOTO/ DAILY
A A A
LONDON - Lubang hitam raksasa diketahui memiliki reputasi yang mengerikan. Dalam budaya pop, lubang hitam digambarkan gelap pekat dan selalu lapar.

BACA JUGA - Peneliti Temukan Lubang Hitam Terdekat dengan Bumi

Mereka meluncur di Semesta sembari mengisap apa saja yang mereka lalui, dan tumbuh semakin besar karenanya.

Karena penggambaran ini, orang-orang berpikir lubang hitam supermasif adalah jenis yang paling tua dan paling lapar.

Hanya saja BBC Menyebutkan dalam kenyataannya, lubang hitam tak semengerikan itu. Mereka sesungguhnya tak terlalu efisien dalam mengakresi atau mengisap material di sekeliling mereka, bahkan di inti galaksi yang padat.

Faktanya, bintang yang hancur tumbuh menjadi besar dengan amat sangat lambat, mereka tidak mungkin bisa menjadi supermasif hanya dengan mengisap material-material baru.

Lubang hitam di dalam CEERS 1019 lebih mirip dengan lubang hitam di pusat galaksi Bima Sakti, yang massanya 4,6 juta kali massa matahari. Para ilmuwan menemukan lubang hitam ini ketika melakukan Survei Ilmu Rilis Awal Evolusi Kosmis (CEERS) yang dipimpin oleh Steven Finkelstein dari University of Texas di Austin.

Lubang hitam ini terus berkembang dengan memakan gas dan debu antarbintang di sekitarnya. Lubang hitam terbentuk ketika pusat bintang yang sangat masif runtuh, meninggalkan ruang hampa di mana tidak ada cahaya yang masuk atau keluar.

Proyek ini juga menemukan dua lubang hitam lagi di galaksi CEERS 746 dan CEERS 2782, yang sedikit lebih besar, dengan berat 10 juta kali massa Matahari. Para astronom menyebut ketiganya CEERS dengan bobot ringan membantu pemahaman tentang bagaimana lubang hitam supermasif terbentuk dan tumbuh selama miliaran tahun pertama pembentukan alam semesta.

“Ini sangat penting karena alam semesta dilemparkan ke dalam 'kabut' tebal selama periode ini, yang dikenal sebagai Era Reionisasi,” kata para peneliti seperti dilansir dari laman Daily Mail, Rabu (12/7/2023).

Saat ini di alam semesta, gas netral menjadi terionisasi selama ratusan juta tahun, menjadikannya transparan terhadap sinar ultraviolet. Apa yang menyebabkan periode ini tidak jelas, meskipun itu adalah sesuatu yang para astronom harapkan dapat dijawab oleh JWST.

“Para peneliti telah lama mengetahui pasti ada lubang hitam bermassa lebih rendah di awal alam semesta. Namun, teleskop Webb adalah observatorium pertama yang dapat menangkap bentuknya dengan sangat jelas,” kata Dale Kocevski dari Colby College di Waterville, Maine.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Panas Ekstrem, Paris...
Panas Ekstrem, Paris Ubah Sungai Seine Jadi Pendingin Udara
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
Ilmuwan Temukan Antivirus...
Ilmuwan Temukan Antivirus untuk Manusia di Dasar Laut
Fosil Terlupakan selama...
Fosil Terlupakan selama 40 Tahun Ternyata Dinosaurus Pertama Antartika
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Jepang Gunakan Polisi...
Jepang Gunakan Polisi Wanita Berbasis AI untuk Memerangi Penipuan Identitas
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Mantan Karyawan Apple...
Mantan Karyawan Apple dan Audi Kembangkan Kendaraan Listrik Terinspirasi dari Armada Bulan
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Rekomendasi
BNN dan Bea Cukai Gagalkan...
BNN dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Kuncup Bunga Kanabis Asal Thailand
IAEA Yakin Persediaan...
IAEA Yakin Persediaan Uranium yang Diperkaya Masih Tersimpan di Fasilitas Nuklir Iran
Pesawat AMA Dibakar...
Pesawat AMA Dibakar di Yahukimo, Kemenko Polkam Dorong Tindakan Tegas
Berita Terkini
Modernisasi Infrastruktur...
Modernisasi Infrastruktur TI Kunci Efisiensi dan Ketahanan Bisnis di Era Digital
iPhone 18 Pro Max Kapasitas...
iPhone 18 Pro Max Kapasitas Baterai Diklaim Jauh Melampaui Samsung S26 Ultra
Setelah GTA 6 Dijual...
Setelah GTA 6 Dijual Rp1,4 Juta, Game Lain Ikut-Ikutan Naik!
Eropa Kepanasan tapi...
Eropa Kepanasan tapi Tak Mau Pasang AC: Dilema Iklim yang Bunuh 250 Orang dalam Seminggu
Lewat Rural Youth AI...
Lewat Rural Youth AI Facilitator, Telkom Akselerasi Transformasi Digital UMKM di Wilayah 3T
Siapa Verena Siow, Sosok...
Siapa Verena Siow, Sosok Baru di Balik Strategi SAP untuk Asia Pasifik?
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved