Ilmuwan Ciptakan Vaksin yang Bisa Hilangkan Kanker Payudara selama 7 Tahun

Minggu, 16 Juli 2023 - 08:37 WIB
loading...
A A A
Secara statistik, sebanyak 40 persen wanita yang terlibat dalam percobaan akan menemukan bahwa mereka terkena kanker payudara lagi dalam waktu lima tahun. Namun, hal itu belum terjadi hingga saat ini.

Ketua Cleveland Clinic Inflammation and Immunity, Dr Thaddeus Stappenbeck mengatakan, data uji coba vaksin tersebut sangat menggembirakan.

Menurutnya, waktu tujuh tahun untuk mengobati semua bentuk kanker payudara adalah suatu kemungkinan, menambahkan.

"Jika semuanya berjalan dengan baik dan ada sinyal yang jelas tentang keefektifan dalam jangka pendek, vaksin ini akan luar biasa."

Penyuntikan vaksin ini merupakan hasil pengembangan lebih dari 20 tahun oleh mendiang Dr. Vincent Tuohy yang merupakan ilmuwan kanker payudara terkemuka di Cleveland Clinic Research Institute.

Vaksin yang melibatkan tiga dosis dan diberikan dengan jarak dua minggu ini menargetkan protein laktalbumin yang tidak lagi ditemukan pada ibu setelah masa menyusui berakhir.

Namun, jumlah protein yang sama ditemukan pada sebagian besar pasien kanker payudara 'triple-negatif'.

Kanker payudara mempengaruhi 13 dari setiap 100.000 wanita di Amerika Serikat.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Isu Semprot Parfum di...
Isu Semprot Parfum di Leher Sebabkan Kanker dan Tiroid Ternyata Mitos, Ini Kata Dokter
Rekomendasi
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Hasil Australia Open...
Hasil Australia Open 2026: Alwi Farhan ke 16 Besar, Anthony Ginting Tersingkir
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
Berita Terkini
Poco F8 Ultra Kembali...
Poco F8 Ultra Kembali Dijual di Indonesia: HP Gaming Buas dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Infografis
Kaleidoskop 2025: 7...
Kaleidoskop 2025: 7 Peristiwa Hukum yang Menyita Perhatian Publik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved