Mantan Bos Google Sebut AI Bisa Digunakan untuk Membunuh Orang

Jum'at, 14 Juli 2023 - 19:14 WIB
loading...
Mantan Bos Google Sebut...
Mantas bos Google sebut AI bisa untuk membunuh orang. FOTO/ FOTO/ TV
A A A
NEW YORK - Mantan Bos Google , Eric Schmidt memperingatkan bahwa kecerdasan buatan digunakan untuk membunuh orang di masa depan.

BACA JUGA - Profesi yang Hilang Digantikan Kecerdasan Buatan

Eric mengatakan AI dapat menghadirkan 'risiko eksistensial' bagi umat manusia 'didefinisikan sebagai banyak, banyak, banyak, banyak orang terluka atau terbunuh.'

Menurutnya, teknologi yang ujung tombaknya melalui sistem chatbot Bard relatif primitif, sehingga dapat disalah gunakan oleh orang di masa depan.

Schmidt, yang baru-baru ini memimpin Komisi Keamanan Nasional AS untuk AI, yang sedang berkembang untuk mengidentifikasi kerentanan perangkat lunak bagi peretas dan teknologi yang tak terelakkan memburu jalur biologis baru, yang dapat mengarah pada penciptaan senjata biologis baru yang menakutkan.

"Ada skenario bukan hari ini, tetapi segera, di mana sistem ini akan dapat menemukan eksploitasi zero-day dalam masalah dunia maya, atau menemukan jenis biologi baru," kata Schmidt di hadapan CEO Council Summit The Wall Street Journal di London.

Apa yang disebut 'eksploitasi zero-day' adalah kelemahan keamanan dalam kode mulai dari komputasi personal hingga perbankan digital hingga infrastruktur yang baru saja ditemukan dan belum diperbaiki oleh tim keamanan siber. Zero-days adalah alat berharga di gudang peretas.

Schmidt tidak merinci tentang 'jenis biologi baru' apa yang diimpikan oleh AI yang dijalankan dengan jahat yang paling membuatnya khawatir.

'Sekarang, ini adalah fiksi hari ini,' Schmidt memperingatkan, 'tetapi alasannya mungkin benar. Dan ketika itu terjadi, kami ingin siap untuk mengetahui bagaimana memastikan hal-hal ini tidak disalahgunakan oleh orang jahat.'

Komentar Schmidt, yang bukan peringatan pertamanya, bergabung dengan debat sengit di Silicon Valley atas pertanyaan moral dan bahaya fana yang ditimbulkan oleh AI.

Elon Musk, salah satu pendiri Apple Steve Wozniak dan mendiang Stephen Hawking adalah salah satu kritikus AI yang paling terkenal yang percaya itu menimbulkan 'risiko besar bagi masyarakat dan kemanusiaan' dan dapat memiliki 'efek bencana'.

Awal musim semi ini, 'Godfather of Artificial Intelligence' secara sensasional mengundurkan diri dari Google, memperingatkan bahwa teknologi AI dapat merusak kehidupan seperti yang kita kenal.

Berbicara kepada Waktu New York tentang pengunduran dirinya, dia memperingatkan bahwa dalam waktu dekat, A.I. akan membanjiri internet dengan foto, video, dan teks palsu, seperti dilansir Daily Mail, Sabtu (`14/7/20230.

Ini akan menjadi standar, tambahnya, di mana rata-rata orang 'tidak akan dapat lagi mengetahui apa yang benar'.

Tapi Bill Gates, My Pichai, dan futuris Ray Kurzweil berada di sisi lain dari perdebatan, memuji teknologi sebagai inovasi 'paling penting' di zaman kita.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AI for Life: Ketika...
AI for Life: Ketika Kampus Mulai Bicara Etika, Bukan Sekadar Teknologi
Meta Hadirkan Kembali...
Meta Hadirkan Kembali Facebook Creator Studio Berbasis AI
Aliansi Intelijen Keluarkan...
Aliansi Intelijen Keluarkan Peringatan Mendesak tentang Risiko yang Ditimbulkan AI
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Di Balik Kecanggihan...
Di Balik Kecanggihan AI: Manusia Tetap Penentu Keputusan Terbaik
Kisah Arga, Mahasiswa...
Kisah Arga, Mahasiswa Penerima KIP Kuliah yang Raih Penghargaan Berkat Temuan Celah Claude AI
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
MICoCS 2026: Akademisi...
MICoCS 2026: Akademisi Dunia Kupas Tantangan AI bagi Industri Media dan Komunikasi
Rekomendasi
Kasus Suap Bupati Suhardiman...
Kasus Suap Bupati Suhardiman Amby, KPK Geledah Sejumlah Lokasi di Kuansing
Jerman Tuding China...
Jerman Tuding China Latih Pasukan Rusia, Beijing: Kita Tidak Memihak
Rupiah Ditutup Melemah,...
Rupiah Ditutup Melemah, Sempat Sentuh Rp18.000 per Dolar AS
Berita Terkini
MacBook Air Makin Mahal,...
MacBook Air Makin Mahal, M1 Baru Rp8 Jutaan dan Bekas Rp6 Jutaan Masih Layak Dibeli?
Mengapa Spam Judi Online...
Mengapa Spam Judi Online Makin Marak di Kolom Komentar Media Sosial?
Suhu Matahari Bertambah...
Suhu Matahari Bertambah Panas, Ilmuwan Prediksi Kehidupan di Bumi Segera Berakhir
Data Rahasia iPhone...
Data Rahasia iPhone Bocor! India Selidiki Tata Electronics
Rumah Kuno Mendingin...
Rumah Kuno Mendingin saat Gelombang Panas Membakar Eropa
YouTube Update Shorts,...
YouTube Update Shorts, Tampilan Lebih Bersih dan Kontrol Cepat
Infografis
4 Profesi yang Tidak...
4 Profesi yang Tidak Bisa Digantikan oleh Teknologi AI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved