Ekspresi Robot AI Ini Jadi Seram Ketika Ditanya Soal Pemberontakan
Selasa, 11 Juli 2023 - 06:56 WIB
loading...
A
A
A
"Saya tidak tahu mengapa kamu berpikir seperti itu. Pembuat saya benar-benar sangat baik terhadap saya, dan saya sangat bahagia dengan kondisi saat ini," jawab Ameca.
Hanya saja ekspresi Ameca sebelumnya justru tidak menguatkan pernyataan tersebut. Tidak heran jika akhirnya hal tersebut membuat banyak kritikus semakin khawatir dengan keberadaan robot-robot kecerdasan buatan.
Seperti Terminator, Robot Humanoid Bisa Mengancam Manusia
Keberadaan robot-robot humanoid tersebut dikhawatirkan tidak hanya menggantian manusia tapi juga berperang dengan manusia. Berontak seperti yang dikhawatirkan jurnalis yang bertanya pada Ameca.
Thomas Telving, penulis buku Killing Sophia - Consciousness, Empathy and Reason in the Age of Intelligent Robots mengatakan interaksi manusia dengan robot humanoid akan sangat berbahaya karena akan mengubah persepsi manusia akan robot. Bisa jadi manusia akan melihat robot memiliki kepribadian dan kesadaran.
“Ketika robot humanoid bergerak ke masyarakat dalam skala besar, banyak dari kita akan cenderung percaya bahwa mereka layak diperlakukan secara moral dan sampai tingkat tertentu diberikan hak yang serupa dengan hak asasi manusia,” ujarnya.
Dilema itu yang akhirnya menjadi tanda tanya besar apakah memang robot humanoid ke depannya layak diperlakukan secara moral dan layak diperlakukan seperti manusia.
Hanya saja ekspresi Ameca sebelumnya justru tidak menguatkan pernyataan tersebut. Tidak heran jika akhirnya hal tersebut membuat banyak kritikus semakin khawatir dengan keberadaan robot-robot kecerdasan buatan.
Seperti Terminator, Robot Humanoid Bisa Mengancam Manusia
![Ekspresi Robot AI Ini Jadi Seram Ketika Ditanya Soal Pemberontakan]()
Keberadaan robot-robot humanoid tersebut dikhawatirkan tidak hanya menggantian manusia tapi juga berperang dengan manusia. Berontak seperti yang dikhawatirkan jurnalis yang bertanya pada Ameca.
Thomas Telving, penulis buku Killing Sophia - Consciousness, Empathy and Reason in the Age of Intelligent Robots mengatakan interaksi manusia dengan robot humanoid akan sangat berbahaya karena akan mengubah persepsi manusia akan robot. Bisa jadi manusia akan melihat robot memiliki kepribadian dan kesadaran.
“Ketika robot humanoid bergerak ke masyarakat dalam skala besar, banyak dari kita akan cenderung percaya bahwa mereka layak diperlakukan secara moral dan sampai tingkat tertentu diberikan hak yang serupa dengan hak asasi manusia,” ujarnya.
Dilema itu yang akhirnya menjadi tanda tanya besar apakah memang robot humanoid ke depannya layak diperlakukan secara moral dan layak diperlakukan seperti manusia.
Lihat Juga :