Kuda Nil Kokain Milik Pablo Escobar Bikin Resah Pemerintah Kolumbia
Senin, 10 Juli 2023 - 07:37 WIB
loading...
A
A
A
Para peneliti pun telah mempelajari efek kuda nil pada ekosistem lokal. Ternyata, hasilnya hewan-hewan raksasa itu merusak bantaran sungai dan hutan dengan menginjak-injak tumbuhan.
Selain itu, kuda nil adalah hewan asli yang sangat kompetitif dan agresif, seperti manatee India Barat, untuk sumber makanan.
Para ilmuwan mendesak para pejabat untuk mengambil tindakan sebelum masalah menjadi lebih buruk.
“Ada banyak pertimbangan apakah kuda nil ini harus dimusnahkan atau tidak. Tapi, dampak tidak cepat mengambil keputusan justru lebih besar,” ujar ahli ekologi Rafael Moreno. “Saya harap ini adalah sesuatu yang akan dipahami oleh para politisi.”
Dengan 37% populasi remaja, data menunjukkan bahwa kuda nil berkembang biak dengan cepat, bahkan mungkin mencapai kematangan seksual lebih cepat di Kolombia.
“Sebelumnya, satu argumen yang menentang berurusan dengan kuda nil adalah bahwa informasi kami terbatas dan argumen kami teoretis,” komentar Moreno. “Tapi studi ini menunjukkan bahwa ini adalah masalah nyata, dan negara harus segera bertindak.”
Selain itu, kuda nil adalah hewan asli yang sangat kompetitif dan agresif, seperti manatee India Barat, untuk sumber makanan.
Para ilmuwan mendesak para pejabat untuk mengambil tindakan sebelum masalah menjadi lebih buruk.
“Ada banyak pertimbangan apakah kuda nil ini harus dimusnahkan atau tidak. Tapi, dampak tidak cepat mengambil keputusan justru lebih besar,” ujar ahli ekologi Rafael Moreno. “Saya harap ini adalah sesuatu yang akan dipahami oleh para politisi.”
Jumlah Kua Nil Berlipat Ganda
Pada 2020, diperkirakan ada 98 kuda nil di Kolombia. Namun, sensus pada 2022 menunjukkan bahwa populasi saat ini adalah 181-215 ekor.Dengan 37% populasi remaja, data menunjukkan bahwa kuda nil berkembang biak dengan cepat, bahkan mungkin mencapai kematangan seksual lebih cepat di Kolombia.
“Sebelumnya, satu argumen yang menentang berurusan dengan kuda nil adalah bahwa informasi kami terbatas dan argumen kami teoretis,” komentar Moreno. “Tapi studi ini menunjukkan bahwa ini adalah masalah nyata, dan negara harus segera bertindak.”
Lihat Juga :