OpenAI: Kemajuan AI Bisa Bikin Manusia Punah

Sabtu, 08 Juli 2023 - 20:04 WIB
loading...
OpenAI: Kemajuan AI...
Gambaran kecerdasan buatan Skynet di film Terminator Judgement Day yang berupaya membinasakan manusia. Foto: ist
A A A
JAKARTA - Kekhawatiran akan perkembangan kecerdasan buatan/AI tak hanya datang dari masyarakat awam. Tapi juga pendiri ChatGPT, OpenAI. OpenAI menyadari potensi bahaya AI yang disebut bisa memicu kepunahan manusia.

OpenAI bahkan sudah membentuk tim untuk memitigasi risiko tersebut. Mereka mengatakan, untuk bisa mengendalikan sistem AI yang jauh lebih pintar daripada manusia butuh terobosan ilmiah dan teknis.

Sebagaimana dihimpun dari Techspot, Sabtu (8/7), untuk mengatasi masalah ini dalam waktu empat tahun, OpenAI memulai tim baru dan mendedikasikan 20% dari komputasi oleh mereka untuk upaya ini.

OpenAI yakin superintelligence atau kecerdasan buatan super akan menjadi teknologi paling berdampak yang pernah ditemukan dan dapat membantu menyelesaikan banyak masalah dunia.

Tapi kekuatannya yang melampaui kepintaran manusia juga disebut bisa berbahaya. Jika ini terjadi, akan menyebabkan ketidakberdayaan umat manusia atau bahkan kepunahan manusia.

Meskipun AI seperti itu mungkin masih terlihat sangat jauh seperti di film-film sains fiksi, tetapi perusahaan yakin itu bisa saja terjadi di dekade ini.

“Saat ini, kami tidak memiliki solusi untuk mengarahkan atau mengendalikan AI yang berpotensi superintelligent, dan mencegahnya menjadi jahat,” tulis salah satu pendiri OpenAI Ilya Sutskever dan Jan Leike, co-head tim OpenAI.

OpenAI mengakui bahwa menyelesaikan tantangan teknis superintelijen dalam 4 tahun adalah tujuan ambisius dan tidak ada jaminan akan berhasil.

Perusahaan sekarang telah mempekerjakan peneliti dan insinyur untuk bergabung dengan tim mereka. "Penyelarasan superintelligence pada dasarnya adalah masalah pembelajaran mesin, dan menurut kami pakar pembelajaran mesin yang hebat bahkan jika mereka belum mengerjakan penyelarasan akan sangat penting untuk menyelesaikannya," jelas Sutskever dan Leike.

"Kami berencana untuk membagikan hasil dari upaya ini secara luas dan memandang kontribusi terhadap penyelarasan dan keamanan model non-OpenAI sebagai bagian penting dari pekerjaan kami," lanjut mereka.

Baca Juga: 35 Juta Data Paspor yang Bocor Hampir Pasti Benar, Penyebab Belum Diketahui

Untuk diketahui, ada banyak laporan yang memprihatinkan tentang arah AI. Termasuk salah satu 'Godfathers of AI', Geoffrey Hinton, yang meninggalkan Google dengan peringatan bahwa ketika perusahaan memanfaatkan sistem AI yang lebih kuat, mereka menjadi semakin berbahaya.

Bos OpenAI Sam Altman juga adalah salah satu dari beberapa ahli yang baru-baru ini memperingatkan tentang kemungkinan AI menyebabkan kepunahan umat manusia, membandingkan sistem ini dengan risiko yang ditimbulkan oleh perang nuklirdanpandemi.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Acer Luncurkan Dua Kacamata...
Acer Luncurkan Dua Kacamata Pintar dengan Gambar Virtual 172 Inci
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AI Dilibatkan Langsung dalam Operasi Medis
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
ChatGPT Jadi Aplikasi...
ChatGPT Jadi Aplikasi Tercepat Mencapai 1 Miliar Pengguna di Seluruh Dunia
Teknologi AI Chip 500Hz...
Teknologi AI Chip 500Hz Akan Mengubah Permainan Sepak Bola di Piala Dunia 2026
KTT AI Bergengsi Silicon...
KTT AI Bergengsi Silicon Valley, Industri Kecerdasan Buatan Memasuki Tahap Baru
Penggunaan AI Melesat...
Penggunaan AI Melesat Sebabkan Harga Mobil Naik Signifikan
Kecerdasan Buatan Merambah...
Kecerdasan Buatan Merambah Industri Asuransi, Hanwha Life Perkenalkan AI Financial Advisor
IMF Peringatkan AI Bisa...
IMF Peringatkan AI Bisa Bobol Sistem Perbankan Dunia dalam Hitungan Detik!
Rekomendasi
Buku Laku Spiritual...
Buku Laku Spiritual Pak Harto, Indonesia, dan Kejawen Diluncurkan, Kupas Cara Soeharto Tunjuk Pembantunya
Penampakan 2 Tersangka...
Penampakan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji Kenakan Rompi Oranye KPK
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Berita Terkini
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
Hadirkan Panggung Hiburan...
Hadirkan Panggung Hiburan dan Aksi Sosial, Truk SnackVideo 2026 Keliling Berbagai Daerah
BRIN Teliti Rafflesia...
BRIN Teliti Rafflesia Anambas yang Viral, Bunga Langka Jenis Baru?
RTX 5070Ti, OLED, dan...
RTX 5070Ti, OLED, dan Bola Sepak: Laptop Piala Dunia Buatan Lenovo Ini Harganya Rp62 Juta
Helikopter S-300 Tak...
Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
X Luncurkan Fitur Reaksi...
X Luncurkan Fitur Reaksi Video untuk Pengguna iOS
Infografis
5 Makanan yang Bisa...
5 Makanan yang Bisa Atasi Stres Akibat Kesepian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved