Rusia Eksperimen dengan Tank T-72 Ural, Gunakan Turret Mirip Leopard 2

Sabtu, 08 Juli 2023 - 17:01 WIB
loading...
A A A
Kovalenko berteori bahwa pelindung tambahan di sekitar turret (menara) melindungi kompartemen mesin tank di bagian belakang dan memperkuat perlindungan turret. Alasan lain perpanjangan menara T-72 adalah untuk menyediakan lebih banyak ruang untuk peralatan tambahan dan penyimpanan amunisi.

Turret tank T-72 diperpanjang baik depan maupun belakang karena beberapa alasan, salah satunya adalah untuk meningkatkan keseimbangan dan stabilitas tank secara keseluruhan. Perpanjangan turret membantu menggeser pusat gravitasi tank ke depan, yang membuatnya lebih stabil saat menembakkan senjata utamanya.

Baca juga; Spesifikasi Tank Tempur T-72 Rusia, Veteran Perang yang Masih Punya Peran Penting

“Ini sangat penting untuk T-72, yang memiliki lambung yang relatif pendek dibandingkan tank lain di generasinya. Dengan memperluas turret, desainer dapat menciptakan lebih banyak ruang untuk komponen penting ini,” tulis Bulgarian Military.

Menariknya, kata Kovalenko, modifikasi pada tank T-72 memiliki kemiripan dengan tank Leopard 2. Tank buatan Barat biasanya memiliki menara yang lebih besar karena menyimpan amunisi di kompartemen terpisah di dalamnya, meningkatkan tingkat kelangsungan hidup awak jika amunisi meledak.

Sebagai perbandingan, tank Rusia seperti T-72 menyimpan amunisi di dalam ring di bawah turret. Pilihan desain ini membuat kru rentan dan dapat mengakibatkan kerusakan parah pada tank jika amunisi meledak. Berbeda dengan kemampuan Leopard 2 untuk bertahan dari ledakan amunisi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sukhoi Su-47 Fondasi...
Sukhoi Su-47 Fondasi Teknologi Jet Tempur Generasi Berikutnya
Torpedo Super Poseidon,...
Torpedo Super Poseidon, Senjata Pencegah Nuklir Rusia Picu Ketakutan NATO
Berteknologi Canggih,...
Berteknologi Canggih, Kuba Siap Borong Drone Buatan Rusia dan Iran
Palantir Uji Coba AI...
Palantir Uji Coba AI Tempur di Perang Ukraina, Ini Fungsinya
Drone Satpam Presiden...
Drone Satpam Presiden Rusia yang Bikin Israel Mikir Nggak Berani Macam-macam
WhatsApp, Facebook,...
WhatsApp, Facebook, dan Instagram Diblokir Total di Rusia
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Rekomendasi
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
Berita Terkini
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
Motorola Razr Fold Diluncurkan,...
Motorola Razr Fold Diluncurkan, Lipatan Smartphone Tidak Terlihat
Bug Windows 11 Terdeteksi...
Bug Windows 11 Terdeteksi Menguras Penyimpanan SSD Pengguna hingga 70GB
Dorong Transformasi...
Dorong Transformasi Berkelanjutan, TelkomGroup Resmi Gelar Culture Festival 2026
Infografis
Akhirnya, Ukraina Sepakati...
Akhirnya, Ukraina Sepakati Gencatan Senjata 30 Hari dengan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved