2 Badai Matahari Bakal Hantam Bumi, Akankan Berbahaya Bagi Kehidupan?
Sabtu, 08 Juli 2023 - 07:57 WIB
loading...
A
A
A
Seperti yang diprediksi, pakar cuaca luar angkasa berbagi model kedua CME, yang dibuat oleh Chris Stubenrauch dari NASA, menggambarkan aliran keluar materi bintang sebagai pukulan ganda badai matahari. Tweet pertama menunjukkan CME awal, yang diperkirakan NASA lebih lambat dan akan tiba sebelum pukul 8 pagi (EDT) pada hari Jumat dan sebagian besar akan mengarah ke timur laut.
CME kedua meluncur lebih cepat melalui ruang angkasa dan akan menghasilkan apa yang digambarkan Skov sebagai lebih dari "serangan langsung" di Bumi, dengan membelok sedikit ke selatan. Dia menambahkan bahwa CME memiliki kemungkinan memicu badai geomagnetik tingkat G-1.
Baca juga; Dihantam Badai Matahari, Satelit Intelsat Galaxy 15 Hilang Kendali
Kategori ini didefinisikan oleh National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) sebagai peristiwa kecil yang dapat menimbulkan fluktuasi jaringan listrik dan berdampak pada operasi pesawat ruang angkasa. Saat partikel bermuatan bergerak menuruni garis medan magnet di magnetosfer Bumi, mereka menciptakan tampilan yang cerah dan berwarna-warni yang disebut aurora.
CME kedua meluncur lebih cepat melalui ruang angkasa dan akan menghasilkan apa yang digambarkan Skov sebagai lebih dari "serangan langsung" di Bumi, dengan membelok sedikit ke selatan. Dia menambahkan bahwa CME memiliki kemungkinan memicu badai geomagnetik tingkat G-1.
Baca juga; Dihantam Badai Matahari, Satelit Intelsat Galaxy 15 Hilang Kendali
Kategori ini didefinisikan oleh National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) sebagai peristiwa kecil yang dapat menimbulkan fluktuasi jaringan listrik dan berdampak pada operasi pesawat ruang angkasa. Saat partikel bermuatan bergerak menuruni garis medan magnet di magnetosfer Bumi, mereka menciptakan tampilan yang cerah dan berwarna-warni yang disebut aurora.
(wib)
Lihat Juga :