Sebelum Gunung Supervocano di Italia Meletus, Tanah di Sekitarnya Naik 20 Meter
Sabtu, 01 Juli 2023 - 09:20 WIB
loading...
A
A
A
Dengan gunung berapi menunjukkan tanda-tanda kegelisahan baru, para ilmuwan melakukan studi untuk lebih memahami apa yang terjadi selama letusan terbaru gunung berapi itu. Mereka menerbitkan temuan mereka pada 16 Juni di jurnal Geophysical Research Letters.
“Hari ini deformasi tanah yang terkait dengan aktivitas gunung berapi dipantau baik dengan satelit maupun dengan jaringan deteksi yang dipasang di tanah," kata Elisa Trasatti, peneliti Institut Nasional Geofisika dan Vulkanologi di Italia dikutip dari laman Live Science, Sabtu (1/7/2023).
Kegelisahan para ilmuwan cukup beralasan, sebab ketika supervolcano Campi Flegrei Meletus dahsyat pada tahun 1538, tanah di sekitarnya naik hingga 66 kaki atau 20 meter. Dampaknya, letusan gunung Campi Flegrei mengubur desa Tripergole era Romawi di bawah semburan abu dan lahar berlumpur yang menjadi gunung baru Monte Nuovo.
Baca juga; 4 Tingkat Status Gunung Berapi yang Perlu Diketahui
Saat ini ada lebih dari 1,5 juta orang tinggal di atas kompleks gunung berapi bawah tanah yang luas itu. Ditambah, setengah juta orang tinggal di dalam kaldera sepanjang 7 mil (11 kilometer), yang terbentuk setelah letusan dahsyat.
“Hari ini deformasi tanah yang terkait dengan aktivitas gunung berapi dipantau baik dengan satelit maupun dengan jaringan deteksi yang dipasang di tanah," kata Elisa Trasatti, peneliti Institut Nasional Geofisika dan Vulkanologi di Italia dikutip dari laman Live Science, Sabtu (1/7/2023).
Kegelisahan para ilmuwan cukup beralasan, sebab ketika supervolcano Campi Flegrei Meletus dahsyat pada tahun 1538, tanah di sekitarnya naik hingga 66 kaki atau 20 meter. Dampaknya, letusan gunung Campi Flegrei mengubur desa Tripergole era Romawi di bawah semburan abu dan lahar berlumpur yang menjadi gunung baru Monte Nuovo.
Baca juga; 4 Tingkat Status Gunung Berapi yang Perlu Diketahui
Saat ini ada lebih dari 1,5 juta orang tinggal di atas kompleks gunung berapi bawah tanah yang luas itu. Ditambah, setengah juta orang tinggal di dalam kaldera sepanjang 7 mil (11 kilometer), yang terbentuk setelah letusan dahsyat.
Lihat Juga :