Rusia Tingkatkan Kemampuan Pengebom Tu-95 Bear, Sanggup Bawa 8 Rudal Jelajah Nuklir

Jum'at, 30 Juni 2023 - 16:50 WIB
loading...
Rusia Tingkatkan Kemampuan...
Angkatan Udara dan Luar Angkasa (VKS) Rusia meningkatkan kemampuan pesawat pengebom strategis Tu-95 Bear. Foto/Wikipedia
A A A
MOSKOW - Angkatan Udara dan Luar Angkasa (VKS) Rusia meningkatkan kemampuan pesawat pengebom strategis Tu-95 Bear. Versi modernisasi Tu-95 diberi kode MSM mendapat tambahan empat cantelan di bawah sayap untuk membawa delapan rudal jelajah, termasuk berhulu ledak nuklir.

Sebelumnya, pengebom Tu-95MS bisa membawa total 4 rudal jelajah Kh-101 atau Kh-102 yang dilengkapi dengan hulu ledak konvensional atau nuklir. Setelah upgrade, menjadi Tu-95MSM mampu membawa dua rudal tambahan di bawah setiap sayapnya sehingga menjadi delapan rudal jelajah.

“Ini adalah salah satu modernisasi langka pesawat pengebom, terutama dalam hal kapasitas muatan eksternal. Kemungkinan besar, pecahnya perang di Ukraina menjadi alasan mengapa Rusia memutuskan modernisasi semacam ini,” tulis laman Bulgarian Military, Jumat (30/6/2023).

Baca juga; Foto Satelit Rekam Aktivitas 12 Pengebom Rusia, Pesawat Tu-95 dan Tu-160 Diisi Amunisi

Laman the diplomat menyebutkan, upgrade pesawat pengebom Tu-95 MSM juga mencakup sistem peluncuran senjata baru, sistem avionik dan navigasi baru, serta mesin baru untuk meningkatkan jangkauan operasional. Varian Tu-95MSM baru, menampilkan sistem akuisisi target dan sistem navigasi baru berdasarkan Sistem Satelit Navigasi Global Rusia (GLONASS).
Rusia Tingkatkan Kemampuan Pengebom Tu-95 Bear, Sanggup Bawa 8 Rudal Jelajah Nuklir


Menurut siaran pers perusahaan milik negara Rusia Rostec, mesin baru tersebut akan menjadi versi upgrade dari mesin turboprop Kuznetsov NK-12 yang pertama kali diperkenalkan pada tahun 1950-an. Versi terbaru mesin propelor adalah mesin NK-12MPM bertenaga 15.000 hp dan Rusia dikabarkan ingin meningkatkan 20 unit pesawat pengebom Tu-95MS ke varian MSM.

Spesifikasi Pesawat Pengebom Tu-95MSM

Pembom Tu-95MSM memiliki jangkauan operasional maksimum yang mengesankan hingga 15.000 kilometer atau 9.320 mil. Kemampuan ini memungkinkan pesawat melakukan misi strategis jarak jauh tanpa perlu mengisi bahan bakar di udara.

Pesawat pengebom Tu-95MSM dilengkapi empat mesin kuat Kuznetsov NK-12MPM yang masing-masing mampu menghasilkan 15.000 tenaga kuda. Mesin ini memungkinkan pesawat mencapai kecepatan maksimum 920 kilometer per jam dan mempertahankan kecepatan jelajah 750 kilometer per jam.

Baca juga; Ini Spesifikasi Tupolev Tu-95, Pesawat Pembawa Bom Tsar Bomba yang Mengerikan

Selain jangkauannya yang mengesankan, Tu-95MSM juga mampu membawa berbagai senjata dan muatan, termasuk bom nuklir dan konvensional, rudal jelajah, dan torpedo. Kapasitas muatan pesawat diperkirakan sekitar 20.000 kilogram yang memungkinkannya mengirimkan sejumlah besar daya tembak ke sasarannya.

Spesifikasi Rudal Jelajah Kh-101

Rudal jelajah Kh-101 adalah rudal subsonik jarak jauh yang dikembangkan oleh Rusia yang memiliki jangkauan hingga 5.000 kilometer. Rudal ini dirancang sangat akurat dengan kemungkinan kesalahan kurang dari 10 meter.
Rusia Tingkatkan Kemampuan Pengebom Tu-95 Bear, Sanggup Bawa 8 Rudal Jelajah Nuklir


Rudal jelajah Kh-101 mampu membawa berbagai jenis hulu ledak, termasuk hulu ledak berdaya ledak tinggi, fragmentasi, dan penetrator. Rudal tersebut juga dapat dilengkapi dengan hulu ledak nuklir, meskipun tidak jelas apakah Rusia telah mengerahkan rudal tersebut dalam konfigurasi ini.

Kh-101 ditenagai oleh mesin turbofan, yang memungkinkannya terbang dengan kecepatan subsonik. Rudal itu juga dilengkapi dengan sistem panduan yang menggunakan kombinasi navigasi inersia dan panduan satelit untuk menavigasi ke sasarannya.

Baca juga; PAK-DA Izdelie 80, Pesawat Pengebom Generasi Kelima Rusia Masuk Tahap Pengembangan Akhir


Perbedaan Rudal Jelajah Kh-101 dan Kh-102

Sedangkan rudal jelajah Kh-102, dirancang untuk serangan nuklir terhadap sasaran darat dengan jangkauan hingga 5.500 km dan dapat membawa hulu ledak nuklir 250 knot. Seperti Kh-101, rudal ini dilengkapi dengan sistem panduan yang menggunakan sinyal GLONASS dan GPS.

Ini juga memiliki profil penerbangan ketinggian rendah dan penanggulangan elektronik canggih untuk menghindari pertahanan udara musuh. Jadi rudal ini dirancang hampir tidak bisa dicegat dengan sistem pertahanan udara apa pun.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Kembalinya Jet Tempur...
Kembalinya Jet Tempur Dua Tempat Duduk di Era Perangan Modern
Sukhoi Su-47 Fondasi...
Sukhoi Su-47 Fondasi Teknologi Jet Tempur Generasi Berikutnya
AS Berencana Pasang...
AS Berencana Pasang Senjata Nuklir untuk Pesawat Pembom B-1B Lancer
Torpedo Super Poseidon,...
Torpedo Super Poseidon, Senjata Pencegah Nuklir Rusia Picu Ketakutan NATO
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Rekomendasi
Salam Prabowo Disampaikan...
Salam Prabowo Disampaikan Jumhur, Raja Charles Beri Pujian untuk Indonesia
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
Purbaya Bakal Tempatkan...
Purbaya Bakal Tempatkan Dana Rp400 Triliun Lagi di Himbara
Berita Terkini
Seratus Tahun Sekali:...
Seratus Tahun Sekali: Krisis Chip Memory Bikin MacBook hingga iPad Naik Harga, iPhone Berikutnya?
Rumah Pintar yang Dengarkan...
Rumah Pintar yang Dengarkan Penghuni, Bukan Sekadar Produk Cerdas
Siapa yang Akan Menguasai...
Siapa yang Akan Menguasai Pasar AI Indonesia Senilai 10,9 Miliar?
Tiga Raja HP Konser...
Tiga Raja HP Konser Diadu: Samsung, Oppo, vivo Bertarung di Panggung Feast dan Hindia
Ternyata 5,16 Miliar...
Ternyata 5,16 Miliar Serangan Siber Terjadi di Indonesia 2025
Gandeng SAP, Strategi...
Gandeng SAP, Strategi Digital Geo Dipa Mengelola Potensi Panas Bumi Lebih dari 800 MW
Infografis
Rusia Putuskan Sebar...
Rusia Putuskan Sebar Rudal Berkemampuan Nuklir untuk balas AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved