Teliti Jeroan Bumi, Ilmuwan Temukan Gunung Setinggi Everest
Rabu, 28 Juni 2023 - 23:41 WIB
loading...
A
A
A
“Metode pencitraan definisi tinggi kami menemukan zona material anomali tipis di CMB (batas inti-mantel/core-mantle boundary) di mana pun kami menyelidiki,” kata ahli geofisika Arizona State University Edward Garnero dalam sebuah pernyataan.
“Ketebalan materialnya bervariasi dari beberapa kilometer hingga 10 kilometer. Ini menunjukkan kita melihat pegunungan di intinya, di beberapa tempat hingga 5 kali lebih tinggi dari Gunung Everest," tambahnya.
Baca juga; Bak Bola Salju, Bumi Pernah Diselimuti Lapisan Es Selama 15 Juta Tahun
Sekarang, dengan penemuan baru-baru ini, para ilmuwan berusaha untuk menyatakan bahwa pegunungan bawah tanah ini mungkin memainkan peran penting dalam mengeluarkan panas dari inti bumi. “Penelitian kami memberikan hubungan penting antara struktur Bumi yang dangkal dan dalam serta keseluruhan proses yang menggerakkan planet kita,” ujar Hansen.
Sebelumnya, Barbara Romanowicz, peneliti dari University of California, Berkeley, mengidentifikasi pegunungan di dalam Bumi yang luar biasa, dengan puncak tinggi dari Gunung Everest. Dilaporkan laman NBC News pada 2019, Romanowicz menggunakan gelombang seismik untuk memindai jeroan planet Bumi.
Pada bagian Mantel Bumi, tampak berlapis seperti bawang, dengan transisi besar 250 mil (402 Km) dan 410 mil (660 Km) ke bawah. Pada ketinggian 410 mil, para peneliti baru-baru ini mengidentifikasi pegunungan yang luar biasa dengan puncak lebih tinggi dari Gunung Everest.
“Ketebalan materialnya bervariasi dari beberapa kilometer hingga 10 kilometer. Ini menunjukkan kita melihat pegunungan di intinya, di beberapa tempat hingga 5 kali lebih tinggi dari Gunung Everest," tambahnya.
Baca juga; Bak Bola Salju, Bumi Pernah Diselimuti Lapisan Es Selama 15 Juta Tahun
Sekarang, dengan penemuan baru-baru ini, para ilmuwan berusaha untuk menyatakan bahwa pegunungan bawah tanah ini mungkin memainkan peran penting dalam mengeluarkan panas dari inti bumi. “Penelitian kami memberikan hubungan penting antara struktur Bumi yang dangkal dan dalam serta keseluruhan proses yang menggerakkan planet kita,” ujar Hansen.
Sebelumnya, Barbara Romanowicz, peneliti dari University of California, Berkeley, mengidentifikasi pegunungan di dalam Bumi yang luar biasa, dengan puncak tinggi dari Gunung Everest. Dilaporkan laman NBC News pada 2019, Romanowicz menggunakan gelombang seismik untuk memindai jeroan planet Bumi.
Pada bagian Mantel Bumi, tampak berlapis seperti bawang, dengan transisi besar 250 mil (402 Km) dan 410 mil (660 Km) ke bawah. Pada ketinggian 410 mil, para peneliti baru-baru ini mengidentifikasi pegunungan yang luar biasa dengan puncak lebih tinggi dari Gunung Everest.

Lihat Juga :