180 Keping Puing Satelit Mata-mata Korut di Laut Kuning Ditemukan Militer Korsel

Selasa, 27 Juni 2023 - 15:07 WIB
loading...
180 Keping Puing Satelit...
Otoritas militer Korea Selatan (Korsel) mengklaim telah mengumpulkan ratusan keping puing satelit mata-mata pertama Korut yang gagal setelah peluncuran pada 31 Mei 2023. Foto/Space
A A A
SEOUL - Hampir 180 keping puing satelit mata-mata pertama Korea Utara (Korut) yang gagal berserakan di Laut Kuning antara China dan semenanjung Korea. Otoritas militer Korea Selatan (Korsel) mengklaim telah mengumpulkan ratusan keping puing satelit mata-mata pertama Korut yang gagal setelah peluncuran pada 31 Mei 2023.

Korut berusaha meluncurkan satelit mata-mata, namun roket Chollima Type 1 yang membawanya mengalami kegagalan dan jatuh ke laut tak lama setelah lepas landas. Roket itu membawa muatan satelit mata-mata Malligyong-1, yang dilaporkan dirancang untuk mengambil gambar Bumi beresolusi tinggi untuk memberikan intelijen bagi militer.

Reuters melaporkan potongan puing roket Chollima Type 1 ditemukan hanya beberapa hari setelah percobaan peluncuran pada 15 Juni. Sumber militer Korsel yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada Kantor Berita Yonhap bahwa berbagai reruntuhan telah dikumpulkan dari lokasi tersebut.

Baca juga; Roket Pendorong Tidak Berfungsi, Satelit Mata-mata Korut Gagal Mengorbit

“Operasi penyelamatan dan kegiatan terkait terus berlanjut. Satelit yang dicurigai telah dipindahkan ke fasilitas penelitian militer di Daejeon, Korea Selatan untuk analisis lebih lanjut,” kata sumber Yonhap dikutip SINDOnews dari laman Space, Selasa (27/6/2023).

Bahkan kantor berita Yonhap melaporkan bahwa militer Korsel telah menyelamatkan sebuah objek yang diyakini menjadi satelit pengintaian militer. Penemuan ini menawarkan kesempatan berharga untuk belajar tentang pesawat ruang angkasa dan kemampuan yang direncanakan Korut.
180 Keping Puing Satelit Mata-mata Korut di Laut Kuning Ditemukan Militer Korsel


Korut sebelumnya telah meluncurkan satelit ke orbit, sekali pada tahun 2012 dan sekali lagi pada tahun 2016. Kedua satelit itu diyakini tidak dirancang untuk mengumpulkan data intelijen seperti Malligyong-1.

Beberapa analis berpikir peluncuran ini dimaksudkan untuk memberikan perlindungan atau penelitian untuk program rudal Korut. Apalagi Korut telah melakukan uji coba teknologi rudal canggih, beberapa di antaranya diyakini mampu menjangkau hingga benua Amerika Serikat.

Baca juga; Korea Utara Sukses Uji Roket untuk Peluncuran Satelit Mata-Mata Tahun 2023

Namun, kegagalan peluncuran satelit mata-mata pertama yang gagal, masih belum menggambarkan jelas seberapa canggih sebenarnya program ruang angkasa dan rudal Korut.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perusahaan Teknologi...
Perusahaan Teknologi Jadi Sasaran Rudal Iran, AS Minta Citra Satelit Dimatikan
China Kembangkan Sistem...
China Kembangkan Sistem Penggerak Gelombang Mikro yang Mampu Matikan Satelit
Satelit Terbesar di...
Satelit Terbesar di Dunia Diluncurkan, Sinyal 5G Dipantulkan dari Luar Angkasa
Perang Bintang Jilid...
Perang Bintang Jilid II: China dan AS Berlomba Rakit Superkomputer AI di Orbit Bumi Demi Hemat Energi
HP Satelit yang Kuat...
HP Satelit yang Kuat Menangkap Sinyal di Laut, Cocok untuk Para Nelayan dan Petualang Samudra
Satelit Raksasa N5 Resmi...
Satelit Raksasa N5 Resmi Mengangkasa, Bawa Janji Internet Cepat hingga Pelosok Papua
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
Pabrik Senjata dan Dirgantara...
Pabrik Senjata dan Dirgantara Meledak di Korsel Tewaskan 5 Orang, Apakah Ada Sabotase?
Rekomendasi
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
Pangkas BBM, PLN Borong...
Pangkas BBM, PLN Borong 500 Motor Listrik Polytron Fox 350 Buat Operasional Jawa Timur
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
Berita Terkini
Mau Traveling Keluarga...
Mau Traveling Keluarga Lebih Menyenangkan? Ikuti 5 Tips ala Tika Nurjanah
Beda Jauh dengan GPS,...
Beda Jauh dengan GPS, Kenapa AirTag dan Smart Tag Sering Telat Update Lokasi?
Di Balik Pemblokiran...
Di Balik Pemblokiran AI Tercanggih Anthropic Fable 5: Berantem dengan Pemerintah AS
Ridho Sadewo Bongkar...
Ridho Sadewo Bongkar 7 Strategi Free Fire yang Bikin Peluang Booyah Lebih Besar
Selebriti Pakai Earphone...
Selebriti Pakai Earphone Kabel, Pasar IEM Chi-Fi Diam-Diam Meledak
Begini Cara kerja AirTag...
Begini Cara kerja AirTag dan SmartTag, Pelacak Bluetooth Murah untuk Android dan iPhone
Infografis
Bina Siswa Nakal di...
Bina Siswa Nakal di Barak Militer, Maarif Institut: Berpotensi Merusak Sistem Pendidikan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved