Pencarian Kapal Selam Titan di Atlantik Utara Telan Biaya Rp18 Miliar

Sabtu, 24 Juni 2023 - 23:59 WIB
loading...
Pencarian Kapal Selam...
Upaya pencarian dan penyelamatan kapal selam Titan yang hilang di Atlantik Utara diperkirakan menelan biaya sekitar USD1,2 juta atau Rp18 miliar lebih. Foto/Independent/Oceangate
A A A
WASHINGTON - Upaya pencarian dan penyelamatan kapal selam Titan yang hilang di Atlantik Utara diperkirakan menelan biaya sekitar USD1,2 juta atau Rp18 miliar lebih. Ini merupakan perkiraan dana yang digunakan untuk operasional Penjaga Pantai Amerika Serikat (AS).

Perkiraan biaya itu diungkapkan Mark Cancian, penasihat senior Pusat Studi Strategis dan Internasional, yang dimuat laman The Washington Post (The Post). Dia menyebutkan bahwa angka itu tidak termasuk biaya perusahaan swasta yang dipekerjakan dan kapal penelitian dengan kendaraan yang dioperasikan dari jarak jauh, yang salah satunya akhirnya menemukan puing-puing Titan.

Masih belum jelas apakah pemerintah AS akan membayar perusahaan-perusahaan itu, tetapi ada kemungkinan jika Departemen Pertahanan menempatkan mereka di bawah kontrak. The Coard Guard District 1 di Boston, badan yang bertanggung jawab atas operasi, tidak memberikan respons kepada The Post terkait biaya dari upaya pencarian dan penyelamatan kapal selam Titan.

Baca juga; Mengenal Teknologi Sonobuoy, Perangkat Pendeteksi Kapal Selam Titan milik Pesawat P-8 Poseidon

Juru bicara Pentagon kepada The Post mengatakan bahwa operasi penyelamatan menggunakan dana yang sudah tersedia untuk Departemen Pertahanan. “Jadi itu jam-jam yang sudah dibayar,” kata Brigjen Jenderal Patrick Ryder kepada The Post dikutip dari laman Masslive, Sabtu (24/6/2023).

Laman independent juga menyebutkan biaya pencarian kapal selam Titan yang hilang mencapai jutaan dolar. “Biaya pencarian sebesar ini belum pernah terjadi sebelumnya, untuk kapal selam Titan yang hilang bisa mencapai jutaan dolar,” tulis independent.

Upaya internasional besar-besaran dengan pesawat, kapal permukaan, dan robot laut dalam dimulai hari Minggu ketika Titan dilaporkan hilang. Para pencari berpacu dengan waktu 96 jam untuk menemukan dan menyelamatkan penumpang kapal sebelum suplai oksigen mereka habis.

Area pencarian membentang ribuan mil, dua kali ukuran Connecticut dan di perairan sedalam 4 kilometer. Pencarian melibatkan Penjaga Pantai AS, Penjaga Pantai Kanada, serta badan dan entitas swasta lainnya.

Baca juga; Kedalaman Samudra Atlantik Capai 3,8 Km, di Mana Posisi Kapal Selam Titan?

“Tidak ada pencarian laut lain yang sebanding, terutama dengan begitu banyak negara dan bahkan perusahaan komersial yang terlibat akhir-akhir ini,” kata Norman Polmar, seorang sejarawan angkatan laut, analis dan penulis yang berbasis di Virginia.

Pesawat itu sendiri mahal untuk dioperasikan, dan Pentagon menetapkan biaya per jamnya puluhan ribu dolar. Turboprop P-3 Orion dan kapal selam pemburu P-8 Poseidon bertenaga jet, bersama dengan C-130 Hercules, semuanya digunakan dalam pencarian.

Mikki Hastings, presiden dan CEO National Association for Search and Rescue mengatakan bahwa prioritas pertama dalam pencarian dan penyelamatan adalah menyelamatkan nyawa. Lembaga pencarian dan penyelamatan telah menganggarkan biaya itu.

Badan penyelamat tidak ingin orang yang kesusahan memikirkan biaya helikopter atau sumber daya lain saat nyawa dalam bahaya. “Setiap orang yang hilang, mereka layak untuk ditemukan,” katanya.

Baca juga; Pesawat Poseidon Dengar Suara Benturan dari Dasar Atlantik, Kapal Selam Titan Belum Ditemukan

Kecelakaan laut tragis lainnya juga menimpa kapal Andrianna yang membawa ratusan migran. Kapal yang berlayar dari dari Libya ke Italia terbalik. Sekitar 104 orang berhasil diselamatkan, ratusan lainnya masih belum ditemukan, kebanyak wanita dan anak-anak yang berada di bawah geladak.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Helikopter S-300 Tak...
Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
Iran Siapkan Kapal Selam...
Iran Siapkan Kapal Selam Mini Ghadir Penghancur Kapal Induk AS
Tiga Kapal Selam Canggih...
Tiga Kapal Selam Canggih China Berhasil Tuntaskan Misi Penelitian
Laporan Akhir NTSB Ungkap...
Laporan Akhir NTSB Ungkap Penyebab Ledakan Kapal Selam Titan dalam Misi Titanic
Membongkar Kisah Bahtera...
Membongkar Kisah Bahtera Nuh: Antara Iman dan Nalar
Akula, Kapal Selam Terbesar...
Akula, Kapal Selam Terbesar di Dunia yang Bikin Merinding
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
Rekomendasi
Belanda Pesta Gol, Swedia...
Belanda Pesta Gol, Swedia Dibantai 5-1 di Houston
Kuasa Hukum Prioritaskan...
Kuasa Hukum Prioritaskan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan saat Penyerahan ke Kejaksaan
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
Berita Terkini
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
Memodernisasikan Pertahanan...
Memodernisasikan Pertahanan Maritim, Indonesia Berpotensi Kembangkan Teknologi Kapal Laut
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved