Kembangkan Embrio Sintetis, Ilmuwan Siap Kenalkan Bayi Tanpa Otak dan Jantung

Minggu, 18 Juni 2023 - 17:26 WIB
loading...
Kembangkan Embrio Sintetis,...
Embrio Sintetis Manusia tengah dikembangkan ilmuwan. FOTO/ DAILY
A A A
LONDON - Sekelompok ilmuwan tengah mengembangkan embrio manusia sintetis yang ditanam di laboratorium tanpa bahan alami seperti telur dan sperma. Nantinya dari inovasi ini, ilmuwan mengklaim akan tercipta bayi tanpa otak dan jantung.

BACA JUGA - Amerika Serikat Izinkan Otak Buatan Elon Musk Dipasang ke Manusia

Studi tersebut, yang pertama kali menjadi perhatian The Guardian, telah memicu kegembiraan tentang potensi terobosan baru dalam kesehatan, genetika, dan pengobatan penyakit. Tetapi sains juga menimbulkan pertanyaan etis yang serius.

Pada embrio tradisional, struktur embrio dibuat dari sel punca yang ditanam di laboratorium. Sel punca dapat diprogram untuk berkembang menjadi jenis sel apa pun begitulah cara tubuh menggunakannya untuk pertumbuhan dan perbaikan.

Di sini, sel-sel punca dengan hati-hati diubah menjadi sel progenitor, yang kemudian menjadi kantung dahak, plasenta, dan kemudian menjadi embrio itu sendiri.

Pekerjaan itu dipimpin oleh ahli biologi Magdalena Żernicka-Goetz dari University of Cambridge, Inggris, bersama rekan-rekannya dari Inggris Raya dan Amerika Serikat.

Tahun lalu, sebuah kelompok yang dipimpin oleh Zernicka-Goetz berhasil menumbuhkan embrio tikus sintetis dengan otak dan hati primitif.

Kita harus menunjukkan bahwa kita masih sangat jauh dari menciptakan bayi tiruan. Ini adalah struktur embrionik tanpa jantung dan otak.

Mereka lebih seperti embrio model yang dapat meniru sebagian, tetapi tidak semua, karakteristik embrio normal.

“Penting untuk ditekankan bahwa ini bukan embrio sintetis tetapi model embrio,” tulis Zernicka-Goetz di Twitter. “Penelitian kami bukan tentang menciptakan kehidupan, tetapi tentang menyelamatkannya.”

Salah satu cara penelitian ini dapat menyelamatkan nyawa adalah dengan meneliti mengapa begitu banyak kehamilan gagal pada tahap reproduksi embrio buatan ini.

Jika saat-saat paling awal ini dapat dipelajari di laboratorium, maka kita harus memahaminya dengan lebih baik.

“Tes in vitro baru ini membuka jalan bagi studi di masa depan untuk menemukan mekanisme perkembangan manusia dan pengaruh kelainan lingkungan dan genetik,” kata ahli biologi Rodrigo Suarez dari University of Queensland di Australia, yang bukan merupakan studi pascasarjana yang terlibat.

Kita juga dapat menggunakan teknologi ini untuk mempelajari lebih lanjut tentang bagaimana kelainan genetik umum muncul di awal kehidupan.

Jika kita tahu lebih banyak tentang bagaimana itu terjadi, kita akan memiliki kesempatan yang lebih baik untuk melakukan sesuatu.

Pada saat yang sama, ada kekhawatiran tentang ke mana arah penciptaan embrio sintetis semacam itu. Para ilmuwan mengatakan bahwa mengendalikan penelitian ini membutuhkan peraturan yang ketat yang sebenarnya tidak ada saat ini.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Orang Kaya Misterius...
Orang Kaya Misterius Membeli Fosil Dinosaurus
Apakah AI Cukup Cerdas...
Apakah AI Cukup Cerdas Menjadi Wasit Piala Dunia 2026?
Titik Balik yang Mengubah...
Titik Balik yang Mengubah Ukuran Manusia Purba Ditemukan
China Ciptakan Baterai...
China Ciptakan Baterai Nuklir yang Bisa Bertahan Ribuan Tahun
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
Eropa Siap Masuk Arena...
Eropa Siap Masuk Arena Pertempuran Robot AI China dan AS
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Saling Gempur, Iran...
Saling Gempur, Iran Serang Target AS di Suriah, Yordania, dan Kuwait
Rekomendasi
Yusril Sebut KPK Bisa...
Yusril Sebut KPK Bisa Ambil Alih Perkara Febrie Adriansyah
DNIKS dan Diplomasi...
DNIKS dan Diplomasi Kesejahteraan Sosial Indonesia
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
Berita Terkini
Bukan Cuma Otomatisasi,...
Bukan Cuma Otomatisasi, Fitur AI Mekari Talenta Dorong HR Jadi Mitra Strategis Bisnis
Lewat Forum CorpU Association...
Lewat Forum CorpU Association Insight, Telkom Percepat Transformasi Talenta
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
Formulasi Berbasis Sains...
Formulasi Berbasis Sains dan Teknologi untuk Regenerasi Kulit Diperkenalkan
Perkuat Jaringan di...
Perkuat Jaringan di Jatim, XLSMART Perluas 5G Blanket Coverage di 8 Kabupaten/Kota
Orang Kaya Misterius...
Orang Kaya Misterius Membeli Fosil Dinosaurus
Infografis
Houthi Menyatakan Siap...
Houthi Menyatakan Siap Konfrontasi Langsung Lawan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved