Robot ELSA Pembersih Sampah Luar Angkasa, Mampu Singkirkan Satelit yang Sekarat

Rabu, 14 Juni 2023 - 13:50 WIB
loading...
Robot ELSA Pembersih...
Perusahaan asal Jepang Astroscale memperkenalkan robot ELSA-M untuk membersihkan sampah luar angkasa. Foto/Astroscale/Space
A A A
TOKYO - Perusahaan asal Jepang Astroscale memperkenalkan robot ELSA-M untuk membersihkan sampah luar angkasa. Robot pesawat ruang angkasa ini dirancang untuk menangkap dan mendeorbit satelit sudah sekarat atau dinonaktifkan.

Robot ELSA-M atau End of Life Services Astroscale-Multiple dibuat perusahaan yang berbasis di untuk membersihkan orbit rendah Bumi (LEO) dari satelit yang sudah tidak berfungsi. Astroscale menyebutkan saat ini ada lebih dari 2.200 satelit yang sudah mati dan lebih dari 630 contoh tabrakan di orbit yang menghasilkan puing-puing di luar angkasa.

“Ruang (angkasa) sangat padat. Kita perlu mengambil tindakan,” kata Astroscale dalam video demonstasi yang dikutip SINDOnews dari laman Space, Rabu (14/6/2023).

Baca juga; Satelit Jepang Bersihkan Sampah Ruang Angkasa Pakai Laser

Video baru Astroscale menggambarkan proses deorbiting yang dilakukan robot ESLA-M. Pertama, pesawat ruang angkasa melakukan inspeksi visual terhadap satelit klien yang diberikan sebelum melakukan manuver penyelarasan dan docking.

Kemudian robot ELSA-M menggunakan pendorongnya menurunkan orbit satelit klien menuju lintasan atmosfer. Lalu, satelit tersebut akan hancur dengan aman selama masuk kembali ke dalam armosfer.

Setelah menuntut satelit yang sudah sekarat masuk atmosfer, robot ESLA-M kemudian melepaskan dan mengoreksi orbitnya sendiri untuk menarik target satelit berikutnya. Selanjutnya mengulangi proses serupa sampai satelit non-aktif yang ditargetkan habis.

Robot ESLA-M dijadwalkan untuk demonstrasi kemampuannya pada tahun 2024, untuk membuang satelit OneWeb yang tidak dapat beroperasi. Proses ini dilengkapi dengan pelat dok yang disesuaikan untuk ditangkap oleh perlengkapan grapple ELSA-M.

Baca juga; NASA Sebut Sampah Luar Angkasa Tantangan Besar

Pada 13 Juni, Astroscale juga mengumumkan perilisan Pelat Docking Generasi 2, yang memiliki umur di orbit lebih dari 15 tahun. Pelat ini akan memungkinkan pesawat ruang angkasa mengorbit untuk lebih mudah meraih satelit yang harus dibersihkan dari orbit.
Robot ELSA Pembersih Sampah Luar Angkasa, Mampu Singkirkan Satelit yang Sekarat


“Ini merupakan titik awal yang sangat dibutuhkan untuk berbagai opsi layanan dan penggunaan sumber daya orbit Bumi yang lebih bertanggung jawab,” keterangan Astroscale.

Sebelumnya, Astroscale sudah meluncurkan robot ELSA-D pada tahun 2021 dan berhasil mendemonstrasikan kemampuan penangkapan satelit menggunakan magnet. Beberapa bulan kemudian, perusahaan mengumumkan penangguhan pengoperasian pesawat ruang angkasa setelah mengalami anomali.

Astroscale didanai, sebagian, oleh Badan Antariksa Inggris dan Badan Antariksa Eropa (ESA), untuk menjadi perusahaan pertama yang memberikan layanan deorbit multi-satelit ini. Pada tahun 2021, anak perusahaan Astroscale di Inggris menandatangani kesepakatan senilai USD3,2 juta dengan produsen megakonstelasi OneWeb untuk meyediakan layanan de-orbit satelit.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
Jepang Siap Bangun Kapal...
Jepang Siap Bangun Kapal Perang Super Terbesar dalam Sejarah
Jepang Menggunakan Monster...
Jepang Menggunakan Monster Serigala untuk Menghalau Beruang
Populasi Menyusut 15...
Populasi Menyusut 15 Juta Jiwa, Bertahan Hidupnya Industri Jepang Kini Bergantung Pada Robot
TV Panasonic Hilang...
TV Panasonic Hilang dari Pasaran, Jepang Kembali Kehilangan Ikon Elektronik
Virus Raksasa Ditemukan...
Virus Raksasa Ditemukan di Kolam Jepang Berikan Petunjuk Misterius
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Rekomendasi
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Rupiah Melemah, Bagaimana...
Rupiah Melemah, Bagaimana Nasib Proyek IKN?
Diperiksa Terkait Kasus...
Diperiksa Terkait Kasus Hanania Group, Praz Teguh Akui Sudah Kembalikan Uang Saku
Berita Terkini
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
Poco F8 Ultra Kembali...
Poco F8 Ultra Kembali Dijual di Indonesia: HP Gaming Buas dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Infografis
Senjata yang Mampu Lumpuhkan...
Senjata yang Mampu Lumpuhkan Seluruh Negara NATO, Termasuk AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved