Alasan Kuat Kenapa TikTok Dilarang di Banyak Negara?

Sabtu, 25 Juli 2020 - 06:02 WIB
loading...
Alasan Kuat Kenapa TikTok...
Aplikasi TikTok. FOTO/ Ist
A A A
JAKARTA - TikTok menjadi salah satu aplikasi yang banyak menuai kontroversi. Bagaimana tidak, banyak yang melarang aplikasi ini beroperasi di negaranya. BACA JUGA - Jangankan Mama Muda, Setan pun Suka Goyang TikTok

Salah satu negara yang baru saja melarang TikTok adalah India. Padahal basis pengguna TikTok di India cukup banyak. BACA JUGA- Diusir AS, India dan Inggris, Siap-Siap Indonesia Jadi Sasaran Empuk TikTok

Pemerintah India ternyata khawatir bahwa aplikasi tersebut dapat digunakan China untuk mengekstrak data dalam jumlah besar dari penggunanya di India. Hal itu dianggap mengganggu keamanan India. BACA JUGA - Disebut Berbahaya, China Ngaku Karyawan hingga Bos TikTok Orang AS

Selain India, ada Australia, Inggris dan Amerika Serikat (AS) yang merasakan kekhawatiran serupa terkait TikTok.

Di Amerika, TikTok yang dimiliki oleh startup ByteDance yang berbasis di Beijing - telah berulang kali dikritik oleh politisi AS yang menuduh aplikasi video bentuk pendek sebagai ancaman terhadap keamanan nasional karena hubungannya dengan China.

Dikutip dari laman CNN, Jumat (24/7/2020), AS menuduh bahwa perusahaan dapat dipaksa untuk mendukung dan bekerja sama dengan intelijen yang dikendalikan oleh Partai Komunis China.

TikTok telah mengatakan sebelumnya bahwa mereka beroperasi secara terpisah dari ByteDance. Dikatakan bahwa pusat datanya terletak sepenuhnya di luar China, dan tidak ada data yang tunduk pada hukum Tiongkok. Data pengguna AS disimpan di Amerika Serikat, dengan cadangan di Singapura.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mau Traveling Keluarga...
Mau Traveling Keluarga Lebih Menyenangkan? Ikuti 5 Tips ala Tika Nurjanah
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
Nvidia Siap Gandeng...
Nvidia Siap Gandeng Perusahaan China demi Kembangkan Robot Super Humanoid
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Dulu Dibully Karena...
Dulu Dibully Karena Pendiam, Kini Syawal Adha Raih Centang Biru TikTok dan Instagram
Rekomendasi
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
ART asal Indonesia Dianiaya...
ART asal Indonesia Dianiaya di Malaysia, DPR Minta Kemlu Lobi agar Pelaku Dihukum Berat
Berita Terkini
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Mengapa iPhone 11 Masih...
Mengapa iPhone 11 Masih Didukung iOS 27? Ini Jawabannya
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Pembaruan Windows 11...
Pembaruan Windows 11 Menyebabkan Serangkaian Bug Serius
Padukan Semangat Sepak...
Padukan Semangat Sepak Bola dan Teknologi, Lexar Rilis Seri Penyimpanan Resmi AFA Berdesain Ikonik Nomor 10
Komputer Kuantum Optik...
Komputer Kuantum Optik Bakal Jadi Kebutuhan Energi AI
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved