Begini Cara Startup Milik Suami Maudy Ayunda Edukasi Gen Z Soal Kripto

Sabtu, 10 Juni 2023 - 16:05 WIB
loading...
Begini Cara Startup Milik Suami Maudy Ayunda Edukasi Gen Z Soal Kripto
Startup Reku aktif menggelar roadshow ke berbagai kota untuk mengedukasi soal kripto. Foto: dok Reku
A A A
JAKARTA - Reku , perusahaan rintisan milik suami Maudy Ayunda Jesse Choi aktif memberi edukasi soal kripto hingga blockchain ke generasi muda. Mereka baru saja menyelesaikan ReKru Roadshow 2023 yang diadakan di 26 kota di seluruh Indonesia, menjangkau lebih dari 1.300 investor.

Reku adalah platform pertukaran dan pasar kripto. Mereka baru saja memperoleh pendanaan seri A senilai USD11 juta atau Rp164 miliar dipimpin oleh AC Ventures. Suami Maudy menjabat sebagai COO di perusahaan yang sebelumnya bernama Rekeningku.com itu. Adapun Maudy Ayunda menjadi Brand Ambassador Reku.

”Kami ingin memperluas informasi akurat mengenai kripto, membuka wawasan tentang investasi dan juga perkembangan industri aset digital” tegas Genta Mansyur, Head of Community Reku.

Selain itu, mereka juga menonjolkan fitur baru di aplikasi Reku, seperti staking aset kripto dalam blockchain, mode lightning dan pro bagi pemula dan pengguna berpengalaman, serta fitur sosial yang memungkinkan adanya interaksi antar pengguna.

Genta mengatakan, komunitas kripto telah banyak berkembang bahkan hingga kota-kota kecil seperti Bireuen hingga Mataram. ”Selain itu, mulai tumbuh juga ketertarikan masyarakat terhadap industri dan teknologi kripto karena 80% dari peserta yang datang dalam acara belum pernah menggunakan aplikasi investasi kripto sebelumnya,” beber Genta.

Ia juga mengakui, bahwa banyak peserta yang datang ke acara Roadshow ReKru merupakan korban penipuan investasi bodong, seperti titip modal dan modus lainnya yang ternyata berkedok kripto. Bahkan, tak sedikit yang mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.

“Bisa diisimpulkan bahwa berbagai bentuk penipuan sudah masuk ke daerah dan penyebarannya telah terjadi secara terang-terangan melalui ketuk pintu ke pintu,” beber Genta.

Kondisi ini sejalan dengan temuan Satgas Waspada Investasi Otoritas Jasa Keuangan (SWI OJK) yang mencatat jumlah kerugian investasi bodong sepanjang 2022 yang tercatat mencapai Rp109,67 triliun.



ReKru Mentor Ivan Kwananda memyebut bahwa acara Rekru Roadshow di Surabaya membantu menangkal maraknya isu scammer & investasi bodong. “Ini bisa jadi cara untuk mengedukasi para peserta untuk dapat berinvestasi kripto dengan benar,” bebernya.

Reku berencana untuk melakukan program lanjutan yang akan menjangkau lebih banyak komunitas investor kripto di Indonesia.
”Kami masih ingin terus meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang investasi aset digital,”ungkapGenta.
(dan)
Baca Berita Terkait Lainnya
Copyright ©2024 SINDOnews.com
All Rights Reserved
read/ rendering in 0.2779 seconds (0.1#10.140)