Mengerikan, Begini Dampak Asap Tebal Kebakaran Hutan di New York Terhadap Manusia

Jum'at, 09 Juni 2023 - 08:15 WIB
loading...
Mengerikan, Begini Dampak...
Kebakaran hutan di Kanada menimbulkan asap tebal di New York yang berbahaya bagi manusia. Foto: Japan Times
A A A
NEW YORK - Gedung-gedung menjulang tinggi di New York mendadak menghilang tertutup asap tebal. Penyebabnya, adalah kebakaran hutan di Kanada yang asapnya menyebar hingga ke Amerika.

Di New York, dampaknya sangat masif. Langit yang biasanya berwarna biru menjadi abu-abu kusam. Warga diimbau untuk tetap berada di dalam rumah, sekolah diliburkan, dan beberapa aktivitas dibatalkan.

“Mengenakan masker dapat membantu membatasi iritasi bagi mereka yang menderita penyakit pernapasan,” tulis kantor area Washington di Twitter. “(Akan) lebih banyak asap pada Kamis & Jumat," sambung tweet tersebut seperti dikutip dari Reuters, Kamis (8/6).

Pada Rabu pagi, New York memiliki kualitas udara terburuk kedua di dunia menurut Swiss IQAir, hanya setingkat dibawah New Delhi.
Kebakaran hutan biasa terjadi di barat Kanada, dengan kobaran api di hampir semua 10 provinsi dan wilayah negara itu. Diperkirakan 3,3 juta hektar lahan terbakar.

Nah, berikut adalah dampak asap kebakaran hutan yang bisa sangat merugikan:

1. Dampak Kesehatan
Mengerikan, Begini Dampak Asap Tebal Kebakaran Hutan di New York Terhadap Manusia

Asap kebakaran hutan mengandung partikel-partikel kecil seperti PM2,5 (particulate matter 2,5 mikrometer) yang dapat masuk ke saluran pernapasan manusia.

Paparan jangka panjang terhadap partikel-partikel ini dapat menyebabkan gangguan pernapasan, iritasi mata, dan masalah kesehatan lainnya.

Orang yang memiliki penyakit pernapasan kronis, seperti asma atau penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), dapat mengalami peningkatan gejala atau keparahan kondisi mereka.

2. Kualitas Udara
Mengerikan, Begini Dampak Asap Tebal Kebakaran Hutan di New York Terhadap Manusia

Asap kebakaran hutan menciptakan polusi udara yang parah. Partikel-partikel yang dihasilkan oleh kebakaran termasuk bahan kimia beracun, gas-gas berbahaya seperti karbon monoksida (CO), nitrogen dioksida (NO2), dan senyawa organik volatil (VOCs).

Kualitas udara yang buruk dapat menyebabkan penurunan visibilitas, gangguan lalu lintas udara, dan risiko kesehatan yang signifikan bagi populasi yang terkena dampak.

3. Kerusakan Lingkungan

Kebakaran hutan dapat menyebabkan kerusakan yang luas pada ekosistem. Ini termasuk kerusakan habitat bagi berbagai jenis flora dan fauna. Hewan-hewan yang tidak dapat melarikan diri atau bergantung pada vegetasi tertentu untuk makanan dan tempat berlindung dapat terancam punah.

Kebakaran hutan juga dapat menghancurkan sumber air, merusak kualitas tanah, dan meningkatkan risiko longsor tanah.

4. Perubahan Iklim
Mengerikan, Begini Dampak Asap Tebal Kebakaran Hutan di New York Terhadap Manusia

Asap kebakaran hutan mengeluarkan gas rumah kaca, terutama karbon dioksida (CO2), ke atmosfer. Peningkatan emisi gas rumah kaca berkontribusi pada pemanasan global dan perubahan iklim.

Selain itu, kehilangan vegetasi dan hutan yang diakibatkan oleh kebakaran mengurangi kemampuan alam untuk menyerap karbon dioksida melalui proses fotosintesis, yang pada gilirannya dapat meningkatkan tingkat CO2 dalam atmosfer.

Baca Juga: Kualitas Udara Kota New York Peringkat Pertama Paling Tercemar di Dunia

5. Ekonomi dan Sosial

Kebakaran hutan dapat memiliki dampak ekonomi dan sosial yang signifikan. Misalnya, industri kehutanan dan pertanian dapat mengalami kerugian besar karena kehilangan hutan dan lahan pertanian akibat kebakaran.

Selain itu, evakuasi penduduk dan kerusakan infrastruktur yang disebabkan oleh kebakaran dapat menyebabkan kerugian ekonomi yang signifikan dalam jangka pendek danjangkapanjang.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Adobe AI Foundry Diluncurkan,...
Adobe AI Foundry Diluncurkan, Bantu Pemegang HKI Melatih Model AI Generatif
Mencekam! Badai Pasir...
Mencekam! Badai Pasir dari 9 Negara Arab Bergeser Menerjang Israel
15 Kebakaran Hutan Terbesar...
15 Kebakaran Hutan Terbesar dalam Sejarah Dunia, Israel Nomor Berapa?
Spesies Kepiting China...
Spesies Kepiting China Ditemukan di Sungai AS
Cuaca Kering Picu Kebakaran...
Cuaca Kering Picu Kebakaran Hutan Besar di Korea Selatan
Perusahaan Listrik SCE...
Perusahaan Listrik SCE Dituduh Jadi Pemicu Kebakaran Hebat di Los Angeles
Rumah Anisa Rahma 80...
Rumah Anisa Rahma 80 Persen Terbakar, Ruang Berisi 3.500 Al-Quran Tetap Utuh
Gudang di Pluit Karang...
Gudang di Pluit Karang Karya Barat Kebakaran, 14 Unit Damkar Dikerahkan
BNPB Petakan Karhutla...
BNPB Petakan Karhutla di Sejumlah Wilayah, Sumatera dan Kalimantan Mendominasi
Rekomendasi
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Tertipu, Waspadai Contoh Modus Investasi Ilegal Ini
Gandeng CEO Kreta Digital,...
Gandeng CEO Kreta Digital, Dispora Kota Batam Gelar Pelatihan Digital Marketing
Korban Tewas Gempa Magnitudo...
Korban Tewas Gempa Magnitudo 6,7 di Sulteng Bertambah Jadi 3 Orang
Berita Terkini
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Di Balik Kecanggihan...
Di Balik Kecanggihan AI: Manusia Tetap Penentu Keputusan Terbaik
Samsung Berencana Bangun...
Samsung Berencana Bangun Pusat Data Terapung di Laut
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Kantongi Laba Rp33,72...
Kantongi Laba Rp33,72 Miliar, Elitery (ELIT) Fokus Kembangkan AI dan Cybersecurity
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi dan ESG, TelkomGroup Rilis Laporan Keberlanjutan 2025 untuk Masa Depan Digital
Infografis
Ngonten di Depan Rumah...
Ngonten di Depan Rumah Korban Kebakaran LA, Uya Kuya Bakal Diperiksa MKD
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved