Mengenal Kapal Korvet Siluman Rusia, Mercury Dibekali Rudal Jelajah dan Torpedo
Senin, 05 Juni 2023 - 19:13 WIB
loading...
A
A
A
Kabar terbaru kapal korvet Mercury menjalani desain ulang di Severnaya Verf, salah satu galangan kapal utama yang terletak di dekat St. Petersburg. Pengumuman ini sekaligus menjadi propaganda untuk menunjukkan bahwa kapal perang andalan Rusia ini berada di titik strategis.
Baca juga; Takut Jatuh ke Rusia, Ukraina Tenggelamkan Kapal Perang Kebanggaannya
Sebab, belum ada informasi detail apa yang dimaksud dengan desain ulang. Secara teknis, desain ulang bisa dilakukan pada jaringan radar Merkurius, untuk melengkapi satu radar utama Zaslon multiguna dan delapan radar AESA.
![Mengenal Kapal Korvet Siluman Rusia, Mercury Dibekali Rudal Jelajah dan Torpedo]()
Delapan radar AESA di Merkurius dikembangkan berdasarkan prinsip antena panel datar aktif yang beroperasi di pita X dan S. Radar ini, bersama dengan radar Zaslon, untuk pertama kalinya diintegrasikan ke dalam kapal perang Rusia, menggantikan radar Furke-2 S-band dengan antena berputar pasif.
Kemungkinan lain adalah meningkatkan sistem komunikasi terenkripsi antara carob dan pesawat tempur Rusia, serta sistem pemandu misil antipesawat. Sistem ini juga baru dan fungsi utamanya adalah untuk secara bersamaan mengarahkan 16 rudal anti-pesawat ke berbagai sasaran.
Baca juga; Takut Jatuh ke Rusia, Ukraina Tenggelamkan Kapal Perang Kebanggaannya
Sebab, belum ada informasi detail apa yang dimaksud dengan desain ulang. Secara teknis, desain ulang bisa dilakukan pada jaringan radar Merkurius, untuk melengkapi satu radar utama Zaslon multiguna dan delapan radar AESA.

Delapan radar AESA di Merkurius dikembangkan berdasarkan prinsip antena panel datar aktif yang beroperasi di pita X dan S. Radar ini, bersama dengan radar Zaslon, untuk pertama kalinya diintegrasikan ke dalam kapal perang Rusia, menggantikan radar Furke-2 S-band dengan antena berputar pasif.
Kemungkinan lain adalah meningkatkan sistem komunikasi terenkripsi antara carob dan pesawat tempur Rusia, serta sistem pemandu misil antipesawat. Sistem ini juga baru dan fungsi utamanya adalah untuk secara bersamaan mengarahkan 16 rudal anti-pesawat ke berbagai sasaran.
(wib)
Lihat Juga :