Lebih Pintar, Pakar Fisika Prediksi Kemungkinan AI Musnahkan Manusia Capai 50%

Sabtu, 03 Juni 2023 - 10:57 WIB
loading...
A A A
Pada awalnya Lipkin tidak terlalu memikirkan ChatGPT ketika diluncurkan November lalu. Namun, selama beberapa bulan berikutnya, dia menyadari bahwa manajernya mulai menyebutnya sebagai Olivia/ChatGPT dan pada bulan April, akhirnya dia dipecat .

Lipkin dilaporkan tidak pernah diberi alasan kenapa dipecat dari pekerjaannya, tetapi dia mengetahui bahwa manajer di perusahaan telah menulis bagaimana ChatGPT lebih murah untuk digunakan daripada mempekerjakan seorang penulis. Ini membuat alasan mengapa dia dipecat menjadi lebih jelas.

“Setiap kali orang membicarakan ChatGPT, saya merasa tidak aman dan cemas bahwa itu akan menggantikan saya. Sekarang saya benar-benar memiliki bukti bahwa itu benar, bahwa kecemasan itu dibenarkan dan sekarang saya benar-benar kehilangan pekerjaan karena AI,” ujarnya dikutip dari laman Neowin.
Lebih Pintar, Pakar Fisika Prediksi Kemungkinan AI Musnahkan Manusia Capai 50%


Microsoft menjadi pendukung utama AI generatif, mendanai OpenAI untuk melanjutkan pekerjaannya dan meluncurkan Bing Chat yang memanfaatkan ChatGPT. Microsoft mencoba menyeimbangkan fakta bahwa AI dapat melakukan beberapa tugas manusia dengan gagasan alat ini harus digunakan untuk membantu pekerja manusia, bukan menggantikannya.

Baca juga; Investor AI Sebut Chat GPT-4 Lebih Berbahaya dari Senjata Nuklir

Namun, dalam kisah Lipkin ini yang terjadi pada masa ekonomi yang berat. Suku bunga yang meningkat pesat di seluruh dunia, konsumen lebih sedikit berbelanja dan banyak bisnis memangkas biaya, maka penggunaan AI dianggap lebih menguntungkan.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
Komputer Kuantum Optik...
Komputer Kuantum Optik Bakal Jadi Kebutuhan Energi AI
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Masalah Hukum Penggunaan...
Masalah Hukum Penggunaan Artificial Intelligence
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Rekomendasi
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Berita Terkini
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
Infografis
NASA Prediksi Jupiter...
NASA Prediksi Jupiter Tak Bisa Dihuni Manusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved