Es Antartika Mencair, Pasokan Oksigen ke Seluruh Laut Dunia Merosot 40%
Minggu, 28 Mei 2023 - 11:12 WIB
loading...
A
A
A
Dalam sebuah studi baru yang diterbitkan Kamis 25 Mei di jurnal Nature Climate Change, penurunan kekuatan perairan dasar Antartika terlihat di Cekungan Antartika Australia, yang membentang di perairan kutub antara Australia dan Antartika. Para peneliti memeriksa perubahan jumlah air dasar yang memasuki cekungan antara tahun 1994 dan 2017.
Baca juga; Keberatan Beban Gedung Pencakar Langit, Kota New York Perlahan Mulai Tenggelam
Mereka mencatat penurunan kecepatan sebesar 30%, yang menunjukkan bahwa arus laut dalam, atau abyssal, mulai stagnan. Berkurangnya sirkulasi di sekitar Antartika dapat memperlambat jaringan global arus abyssal dan memerangkap nutrisi dan oksigen di kedalaman laut, dengan efek lanjutan bagi kehidupan dan produktivitas laut.
“Jika kita memperlambat sirkulasi terbalik yang membawa air paling bawah itu kembali ke permukaan, kita memotong jalan nutrisi kembali ke permukaan dan berpengaruh pada kehidupan laut,” tuturnya.
Sekitar 250 triliun metrik ton air dingin, asin, dan kaya oksigen tenggelam di sekitar Antartika setiap tahun. Dalam iklim yang menghangat, air lelehan segar mengurangi kerapatan massa yang tenggelam ini, artinya lebih banyak yang bertahan di lapisan atas lautan.
Baca juga; Keberatan Beban Gedung Pencakar Langit, Kota New York Perlahan Mulai Tenggelam
Mereka mencatat penurunan kecepatan sebesar 30%, yang menunjukkan bahwa arus laut dalam, atau abyssal, mulai stagnan. Berkurangnya sirkulasi di sekitar Antartika dapat memperlambat jaringan global arus abyssal dan memerangkap nutrisi dan oksigen di kedalaman laut, dengan efek lanjutan bagi kehidupan dan produktivitas laut.
“Jika kita memperlambat sirkulasi terbalik yang membawa air paling bawah itu kembali ke permukaan, kita memotong jalan nutrisi kembali ke permukaan dan berpengaruh pada kehidupan laut,” tuturnya.
Sekitar 250 triliun metrik ton air dingin, asin, dan kaya oksigen tenggelam di sekitar Antartika setiap tahun. Dalam iklim yang menghangat, air lelehan segar mengurangi kerapatan massa yang tenggelam ini, artinya lebih banyak yang bertahan di lapisan atas lautan.
(wib)
Lihat Juga :