Microsoft Tuding Hacker China Bersiap Bikin Kacau AS

Sabtu, 27 Mei 2023 - 07:45 WIB
loading...
Microsoft Tuding Hacker...
Microsoft melaporkan bahwa mata-mata itu juga menargetkan wilayah pulau di Guam AS yang merupakan pangkalan strategis penting bagi militer AS . Tech Republic
A A A
LONDON - Microsoft dan badan-badan intelijen barat menuduh kelompok peretas China memata-matai berbagai organisasi infrastruktur penting Amerika Serikat (AS). Hal ini termasuk menyerang pusat telekomunikasi dan transportasi.

BACA JUGA - China Sebut AS Tak Suka Melihat Teknologi Negara Lain Maju

Microsoft melaporkan bahwa mata-mata itu juga menargetkan wilayah pulau di Guam AS yang merupakan pangkalan strategis penting bagi militer AS dan upaya untuk menghadapi serangan itu cukup menantang.

Seperti dilansir dari Reuters, Sabtu (27/5/2023), analis menggambarkannya sebagai salah satu kampanye spionase dunia maya terbesar yang diketahui China terhadap infrastruktur penting AS.

Tidak jelas jumlah pasti organisasi yang terkena dampak, tetapi Badan Keamanan Nasional AS (NSA) mengatakan sekarang bekerja dengan mitra termasuk Kanada, Selandia Baru, Australia, Inggris Raya (UK) dan Biro Investigasi Federal (FBI). untuk mengidentifikasi pelanggaran yang terjadi. .

Bahkan, keempat negara yang terlibat memperingatkan bahwa mereka mungkin juga menjadi sasaran para peretas.

Analis Microsoft mengklaim kelompok peretas China 'Volt Typhoon' sedang mengembangkan kemampuan yang dapat mengganggu infrastruktur komunikasi penting antara AS dan kawasan Asia dalam krisis di masa mendatang.

Microsoft mengatakan grup peretas China telah aktif sejak 2021 dan sering menargetkan beberapa industri termasuk komunikasi, manufaktur, utilitas, transportasi, konstruksi, maritim, pemerintahan, teknologi informasi, dan pendidikan.

Direktur Keamanan Siber NSA , Rob Joyce mengatakan, grup tersebut menggunakan jaringan yang telah dibangun di lingkungan infrastruktur kritis untuk mengaburkan sistem keamanan tanpa meninggalkan jejak, membuat taktik tersebut sulit dideteksi.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
Microsoft Klaim Chip...
Microsoft Klaim Chip Kuantum Baru 1.000 Kali Lebih Stabil
Nvidia Siap Gandeng...
Nvidia Siap Gandeng Perusahaan China demi Kembangkan Robot Super Humanoid
AS Kenalkan Mikroskop...
AS Kenalkan Mikroskop dengan Resolusi Detail hingga yang Terkecil
China Kenalkan Sistem...
China Kenalkan Sistem Identitas Digital untuk Robot Humanoid
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
Rekomendasi
Pemberangkatan Jemaah...
Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang Kedua dari Makkah Menuju Madinah Dimulai 7 Juni
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Berita Terkini
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved