Pertanyaan Besar dan Jawabannya tentang Keistemewaan Komet Neowise

Kamis, 23 Juli 2020 - 13:01 WIB
loading...
A A A
Karena orbitnya yang sangat elips dari komet, dia akan melambat ketika mencapai titik terjauh dari matahari, kemudian jatuh kembali ke arah tata surya bagian dalam dan berakselerasi lagi ketika kembali mengelilingi Matahari. Perjalanan mengelilingi Matahari itu berakhir untuk orbit Komet Neowise saat ini dan bergerak kembali ke tata surya luar.

"Dan saat itu semakin jauh dari matahari, Neowise akan melambat saat ia naik kembali ke gravitasi dengan baik," kata Masiero.

7. Akankah Neowise Menghantam Bumi?
Jangan takut, Komet Neowise tidak akan menabrak Bumi. "Komet khusus ini tidak memiliki kemungkinan berdampak pada Bumi. Dia melintasi bidang orbit Bumi di dalam orbit pemulihan dan hampir mendekati orbit Merkurius, jadi sama sekali tidak ada bahaya dari komet ini," ungkap Lindley Johnson, Perwira Pertahanan Planet dan Eksekutif program Kantor Koordinasi Pertahanan Planetary NASA di Markas NASA, seperti dikutip Space.com.

Komet itu mengorbit Matahari setiap 6.800-7.000 tahun. Komet saat ini sekitar 70 juta mil (111 juta kilometer) jauhnya dari Bumi.

8. Apakah Berasal dari Ruang Antarbintang?
Tidak, Komet Neowise berasal dari tata surya kita sendiri. Sampai saat ini, hanya dua benda antarbintang yang ditemukan: "Oumuamua" dan "Comet Borisov".

"Yang ini kita tahu itu bukan objek Antarbintang. Dengan mengamati gerakannya, kita dapat melihat bahwa itu terikat dengan gravitasi matahari," kata Kramer.

Jadi, kata dia, komet datang dengan sangat cepat dan kemudian akan kembali lagi dan kemudian. "Tetapi kembali lagi dalam sekitar 6.800 tahun," pungkasnya.
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Angkat Pangan dan Nutrisi,...
Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100
Rekomendasi
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Tepis Ada Pembagian...
Tepis Ada Pembagian Keuntungan Program MBG ke Presiden, Kepala BGN: Hoaks
JSD Blok M Festival...
JSD Blok M Festival 2026 Bakal Ramaikan Jakarta dengan Fashion, Musik, dan Komunitas Kreatif
Berita Terkini
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Revolusi AI di Layar...
Revolusi AI di Layar Kaca: TV Premium LG 2026 Mengerti Logat Indonesia
Dari Bangkrut Saat Krisis...
Dari Bangkrut Saat Krisis 2008, MrBeast Kini Pimpin 1.000 Karyawan dan 500 Juta Pengikut
Saham SpaceX Ludes,...
Saham SpaceX Ludes, Rebutan Harta Karun Luar Angkasa Dimulai
Resmi Melantai, IPO...
Resmi Melantai, IPO SpaceX Cetak Sejarah dan Jadikan Elon Musk Triliuner Dunia Pertama
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved