Ilmuwan Sebut Kelelawar Akan Selamatkan Manusia saat Pandemi Baru Hadir

Senin, 22 Mei 2023 - 19:28 WIB
loading...
Ilmuwan Sebut Kelelawar...
Peneliti University College Dublin Emma Teeling mengatakan kelelawar memiliki potensi untuk mengajari manusia banyak tentang cara melawan penyakit. FOTO/ DAILY
A A A
JAKARTA - Seorang ahli mengklaim bahwa kelelawar ' kebal Covid ' berpotensi menjadi kunci untuk menyelamatkan jutaan nyawa manusia jika terjadi wabah baru.

BACA JUGA - Ilmuwan China ungkap Sarang COVID-19, WHO Akui Bukan Wuhan

Seperti dilansir dari Daily Star, Senin (22/5/2023), saat pandemi Covid-19 melanda pada Maret 2020, beberapa ahli mengira virus tersebut berasal dari laboratorium China atau kelelawar yang dijual di pasar Wuhan.

Namun, peneliti University College Dublin Emma Teeling mengatakan kelelawar memiliki potensi untuk 'mengajari manusia banyak tentang cara melawan penyakit'.

“Kelelawar tapal kuda dari benua Asia diduga sebagai sumber asli virus sebelum berkembang menjadi Sars-CoV-2. Itu bermutasi ketika menginfeksi spesies mamalia perantara.

“Saat hewan lain tertular virus di pasaran, virus asli berubah menjadi agen yang bisa menyebar melalui manusia dan memicu wabah Covid-19,” ujarnya.

Menurut Teeling, muncul pertanyaan bagaimana kelelawar itu sendiri tidak terinfeksi penyakit dan dia mengklaim bahwa ini disebabkan oleh evolusi sekitar 80 juta tahun yang lalu.

“Selama periode evolusi sekitar 80 juta tahun yang lalu, kelelawar memodulasi sistem kekebalan sehingga responsnya melemah.

“Akibatnya bisa menjadi pembawa virus tanpa mengalami reaksi berbahaya,” tambahnya.

Teeling mengklaim kelelawar tidak menularkan Covid-19 ke manusia, melainkan manusia yang mengganggu kehidupan hewan tersebut.

Dia juga memperingatkan bahwa manusia perlu bersiap untuk epidemi lain dan studi tentang sistem kekebalan kelelawar adalah metode kunci untuk menghadapi epidemi.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Rekomendasi
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Berita Terkini
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Ingat! Ini Cara Mudah...
Ingat! Ini Cara Mudah Bedakan dan Dapatkan e-Meterai Resmi
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Di Balik Kecanggihan...
Di Balik Kecanggihan AI: Manusia Tetap Penentu Keputusan Terbaik
Samsung Berencana Bangun...
Samsung Berencana Bangun Pusat Data Terapung di Laut
Konsumen Kini Utamakan...
Konsumen Kini Utamakan Garansi Bukan Cuma Spesifikasi saat Beli Ponsel
Infografis
5 Fakta Flu Burung yang...
5 Fakta Flu Burung yang Berisiko Menjadi Pandemi Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved