China Sebut AS Tak Suka Melihat Teknologi Negara Lain Maju

Jum'at, 19 Mei 2023 - 13:03 WIB
loading...
A A A
Juru bicara itu mendesak AS untuk meninggalkan "mentalitas Perang Dingin yang sudah ketinggalan zaman," dan untuk "berhenti menyalahgunakan kekuasaan kehakiman untuk menargetkan peneliti China." Dia menekankan bahwa Beijing akan “dengan tegas melindungi hak dan kepentingan warga negara China yang sah.”

Komentar Wang muncul setelah DOJ mengumumkan pada hari Selasa (16/5/2023) bahwa dua mantan insinyur perangkat lunak yang tidak disebutkan namanya telah ditangkap karena diduga mencuri materi dari perusahaan teknologi AS untuk "memasarkannya ke pesaing China". Menurut DOJ, salah satu insinyur itu adalah warga negara China.

Gedung Putih telah berulang kali menuduh Beijing melakukan pencurian teknologi dan menggunakan perusahaan telekomunikasi seperti Huawei dan layanan berbagi video TikTok untuk spionase. China membantah tuduhan tersebut dan menuduh AS mencoba menumbangkan persaingan di pasar TI global.

Pada hari Rabu, negara bagian Montana memberlakukan larangan total terhadap TikTok. Layanan ini telah dibatasi setidaknya di 25 negara bagian AS lainnya dan di dalam pemerintah federal, yang telah melarang aplikasi tersebut di perangkat resmi.

Huawei dimasukkan ke dalam daftar hitam perdagangan AS pada tahun 2019, dengan sebagian besar pemasok Amerika dilarang mengirimkan barang dan teknologi ke perusahaan kecuali mereka diberikan lisensi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
OnePlus Tersingkir dari...
OnePlus Tersingkir dari AS, Apple dan Samsung Untung Besar
Eropa Siap Masuk Arena...
Eropa Siap Masuk Arena Pertempuran Robot AI China dan AS
TikTok Bukan Lagi Aplikasi...
TikTok Bukan Lagi Aplikasi Video: Evolusi Menjadi Super App yang Mengancam Google, Amazon, hingga Bank
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Mau Traveling Keluarga...
Mau Traveling Keluarga Lebih Menyenangkan? Ikuti 5 Tips ala Tika Nurjanah
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Rekomendasi
Palapa di Pundak Sang...
Palapa di Pundak Sang Jenderal: Gajah Mada, Sjafrie Sjamsoeddin, dan Siklus 7 Abad Nusantara
PKS Ajak Gema Keadilan...
PKS Ajak Gema Keadilan Jadi Inkubator Pemimpin Muda
Kelakar Prabowo: Nanti...
Kelakar Prabowo: Nanti Ada Pertandingan Jenderal-Jenderal, Saya Wasitnya
Berita Terkini
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
Perkuat Jaringan di...
Perkuat Jaringan di Jatim, XLSMART Perluas 5G Blanket Coverage di 8 Kabupaten/Kota
Orang Kaya Misterius...
Orang Kaya Misterius Membeli Fosil Dinosaurus
5 Rekomendasi Laptop...
5 Rekomendasi Laptop Terbaik untuk Kerja Kantoran di Tahun 2026
500 Pairs Aset Kripto...
500 Pairs Aset Kripto Bantu Menavigasi Ekosistem Digital
Perkuat Pasar Teknologi...
Perkuat Pasar Teknologi Nasional, Bachrum Lubis Siap Pimpin StratLogic.AI Akselerasi Transformasi AI Indonesia
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved