4 Penyakit akibat Menghangatnya Suhu Bumi, dari Nyamuk Pembunuh hingga Virus Zombie Superbugs

Kamis, 18 Mei 2023 - 22:43 WIB
loading...
A A A
Dengan mengangkat suhu bumi, jangkauan beberapa penyakit yang ditularkan oleh nyamuk pun berkembang.

Sebuah studi dalam jurnal Science menemukan, perubahan kondisi iklim memungkinkan nyamuk untuk bermigrasi ke ketinggian dan lintang yang lebih tinggi.

Baca juga: BMKG: Suhu Panas Terik Akan Berlangsung sampai Pertengahan Mei

Kekeringan akibat perubahan iklim dan cuaca ekstrem dapat menciptakan tempat pemuliaan nyamuk baru. Suhu yang lebih hangat juga memungkinkan nyamuk berkembang biak lebih cepat dan untuk periode waktu yang lebih lama.

Para ilmuwan menggunakan data satelit NASA untuk melacak kesehatan vegetasi, curah hujan, dan suhu dan memantau kondisi lingkungan yang menguntungkan nyamuk.

"Ini memungkinkan mereka untuk memprediksi di mana nyamuk dapat membiakkan dan menyebarkan penyakit," tulis penelitian itu.

3. Alergi Musiman

Perubahan iklim juga memperburuk alergi musiman. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS mencatat, sebanyak 24 juta orang Amerika menderita demam, dan sekitar 10 juta menderita asma akibat alergi ini.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS memperkirakan, sebanyak 24 juta orang Amerika menderita demam dan sekitar 10 juta menderita asma.

Setiap tahun, gulma, rumput, dan pohon melepaskan sejumlah besar spora serbuk sari kecil ke udara untuk memungkinkan tanaman bereproduksi. Serbuk sari itu masuk ke mata, telinga, hidung, dan tenggorokan.

Suhu yang lebih hangat akan peningkatan kadar karbon dioksida dan menyebabkan tanaman mekar lebih awal dan menghasilkan serbuk sari lebih lama setiap tahun.

"Ini mengarah ke lebih banyak serbuk sari di udara dan musim alergi yang lebih panjang," sambungnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rumah Kuno Mendingin...
Rumah Kuno Mendingin saat Gelombang Panas Membakar Eropa
2026 Jadi Tahun Paling...
2026 Jadi Tahun Paling Kristis Terumbu Karang di Seluruh Dunia
Anomali Gravitasi Berdampak...
Anomali Gravitasi Berdampak pada Bumi dengan Iklim yang Tak Biasa
Panas Ekstrem di Spanyol...
Panas Ekstrem di Spanyol Jadi yang Terburuk di Eropa
Turki Catat Suhu Terpanas...
Turki Catat Suhu Terpanas Sepanjang Sejarah Mencapai 50,5 Derajat Celcius
Gelombang Panas Global...
Gelombang Panas Global Tercatat Melebihi Batas Normal
Suhu di Papua Barat...
Suhu di Papua Barat Tembus 39,2 Derajat Celsius, Panas Tertinggi di Indonesia
BMKG Catat 10 Daerah...
BMKG Catat 10 Daerah dengan Suhu Harian Tertinggi, Makassar Sentuh 35,5 Derajat Celsius
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
Rekomendasi
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Tito Setuju Kepala Daerah Dapat Bonus dari PAD
Komjak Janji Awasi Jaksa...
Komjak Janji Awasi Jaksa yang Tangani Kasus Febrie Adriansyah
Berita Terkini
Perkuat Jaringan di...
Perkuat Jaringan di Jatim, XLSMART Perluas 5G Blanket Coverage di 8 Kabupaten/Kota
Orang Kaya Misterius...
Orang Kaya Misterius Membeli Fosil Dinosaurus
5 Rekomendasi Laptop...
5 Rekomendasi Laptop Terbaik untuk Kerja Kantoran di Tahun 2026
Perkuat Pasar Teknologi...
Perkuat Pasar Teknologi Nasional, Bachrum Lubis Siap Pimpin StratLogic.AI Akselerasi Transformasi AI Indonesia
Robot Humanoid Cetak...
Robot Humanoid Cetak Sejarah, Berhasil Melakukan Operasi Jarak Jauh Pertama di Dunia
OnePlus Tersingkir dari...
OnePlus Tersingkir dari AS, Apple dan Samsung Untung Besar
Infografis
10 Negara yang Paling...
10 Negara yang Paling Tidak Dikenal, dari Nauru hingga Tuvalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved