FBI Blokir 13 Domain Internet Terkait Serangan Siber DDoS

Jum'at, 12 Mei 2023 - 23:14 WIB
loading...
FBI Blokir 13 Domain...
Kejaksaan AS untuk Distrik Tengah California juga mengonfirmasi pemerintah sukses membongkar infrastruktur kriminal DDoS. FOTO/ THE VERGE
A A A
CUPERTINO - FBI memblokir 13 domain internet karena terkait dengan layanan DDoS berbahaya. Aksi ini dilakukan lembaga Amerika Serikat (AS) tersebut dalam operasi bernama PowerOFF.

BACA JUGA - Bank Utama Venezuela Digempur Serangan Siber

Pemblokiran dilakukan lantaran DDoS memungkinkan para hacker untuk meluncurkan serangan DDoS ke taget manapun di seluruh dunia. Ini bisa dilakukan asal para hacker rela membayar layanan dalam mata uang kripto.

Dalam pengumuman resminya, FBI menyatakan keberhasilan operasi tersebut. Kantor Kejaksaan AS untuk Distrik Tengah California juga mengonfirmasi pemerintah sukses membongkar infrastruktur kriminal DDoS.

FBI menggambarkan penyitaan sebagai bagian dari gelombang ketiga tindakan penegakan hukum AS terhadap penyedia layanan DDoS terkemuka. Dan menyebut ini sebagai kemenangan besar bagi penegakan hukum.

Dipaparkan bahwa dari 13 domain, 10 di antaranya adalah layanan avatar baru yang ditutup operasi sebelumnya pada Desember 2022. Selama penyisiran, FBI juga menutup 48 domain internet dan mendakwa enam tersangka.

Sebanyak empat tersangka sebagai bagian dari penumpasan terakhir telah mengaku bersalah berpartisipasi dalam pengoperasian layanan booter. Para tersangka berusia antara 19 dan 37 tahun, dan berasal dari Florida dan Texas.

Seperti dihimpun dari TechSpot, Jumat (12/5/2023) AS adalah lokasi pendaftar domain yang paling disukai untuk layanan ini, meskipun beberapa situs juga terdaftar di Prancis, Hong Kong, Italia, dan Kanada.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ternyata 5,16 Miliar...
Ternyata 5,16 Miliar Serangan Siber Terjadi di Indonesia 2025
Pembaruan Windows 11...
Pembaruan Windows 11 Menyebabkan Serangkaian Bug Serius
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
340 Juta Data Pengguna...
340 Juta Data Pengguna Situs Dewasa OnlyFans Dijual Hacker
Kejahatan AI Tidak Terkendali,...
Kejahatan AI Tidak Terkendali, Eropa Awasi Ketat Deepfake
Perkuat Keamanan Siber...
Perkuat Keamanan Siber Nasional, Teknologi dari Korsel Dihadirkan
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
Polri Tangkap Buronan...
Polri Tangkap Buronan Kasus Online Scam Paling Dicari Asal China
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Bagikan Kode OTP, Lindungi Keamanan Akun Investasi Anda!
Rekomendasi
Raja Salman dan Mohammed...
Raja Salman dan Mohammed bin Salman Sampaikan Belasungkawa Meski Tak Melayat untuk Khamenei
Bukan Soal Gugatan Ditolak,...
Bukan Soal Gugatan Ditolak, Dharma Pongrekun: Perjuangan Saya Memastikan Kekuasaan Tetap Dibatasi Konstitusi
Kapolri Lantik Kakorlantas...
Kapolri Lantik Kakorlantas Baru dan 6 Kapolda, Ini Daftarnya
Berita Terkini
Zuckerberg Mau Saingi...
Zuckerberg Mau Saingi Polymarket: Meta Siapkan Aplikasi Prediksi untuk 100 Juta Pengguna
TikTok Bukan Lagi Aplikasi...
TikTok Bukan Lagi Aplikasi Video: Evolusi Menjadi Super App yang Mengancam Google, Amazon, hingga Bank
Geger Robot Humanoid...
Geger Robot Humanoid Siap Gantikan Buruh Pabrik, Biaya Kerjanya Cuma Rp35 Ribu per Jam!
Modernisasi Infrastruktur...
Modernisasi Infrastruktur TI Kunci Efisiensi dan Ketahanan Bisnis di Era Digital
iPhone 18 Pro Max Kapasitas...
iPhone 18 Pro Max Kapasitas Baterai Diklaim Jauh Melampaui Samsung S26 Ultra
Setelah GTA 6 Dijual...
Setelah GTA 6 Dijual Rp1,4 Juta, Game Lain Ikut-Ikutan Naik!
Infografis
9 Poin Penegasan Rektor...
9 Poin Penegasan Rektor UGM terkait Ijazah Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved