Penampakan Digital Kecebong dari Neraka, Predator dari 300 Juta Tahun Lalu
Senin, 08 Mei 2023 - 15:34 WIB
loading...
Crassigyrinus Scoticus. Foto: Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Ilmuwan dari University College London (UCL) berhasil merekonstruksi secara digital wajah sebenarnya dari predator zaman prasejarah, berusia 300 juta tahun lalu.
Wajah asli dari makhluk prasejarah bernama Crassigyrinus Scoticus itu ditunjukkan melalui penelitian yang terpublikasi di Journal of Vertebrate Palaentology baru-baru ini.
Disebutkan Scitech Daily, sejatinya Crassigyrinus Scoticus adalah seekor tetrapoda atau hewan vertebrata berkaki empat dengan bentuk yang sangat menyeramkan.
Baca juga: Selain Ikan Channa, Ini 8 Jenis Ikan Predator yang Bisa Dipelihara dan Harganya
Crassigyrinus mendapat julukan kecebong dari neraka, karena panjangnya mencapai dua meter.
Selain itu, fisiknya juga sangat unik karena memiliki mata besar, kaki depan kecil, dan gigi besar. Nama Crassigyrinus diketahui berasal dari kata Latin, crassus yang berarti tebal, dan kata Yunani gyrinos yang berarti kecebong.
Meski secara keseluruhan fisiknya sudah diketahui, masih banyak ilmuwan yang belum mendapatkan wajah jelas kecebong dari neraka itu. Hal itu terjadi karena ketiadaan fosil Crassigyrinus Scoticus yang bisa digunakan untuk mengungkap misteri tersebut.
Wajah asli dari makhluk prasejarah bernama Crassigyrinus Scoticus itu ditunjukkan melalui penelitian yang terpublikasi di Journal of Vertebrate Palaentology baru-baru ini.
Disebutkan Scitech Daily, sejatinya Crassigyrinus Scoticus adalah seekor tetrapoda atau hewan vertebrata berkaki empat dengan bentuk yang sangat menyeramkan.
Baca juga: Selain Ikan Channa, Ini 8 Jenis Ikan Predator yang Bisa Dipelihara dan Harganya
Crassigyrinus mendapat julukan kecebong dari neraka, karena panjangnya mencapai dua meter.
Selain itu, fisiknya juga sangat unik karena memiliki mata besar, kaki depan kecil, dan gigi besar. Nama Crassigyrinus diketahui berasal dari kata Latin, crassus yang berarti tebal, dan kata Yunani gyrinos yang berarti kecebong.
Meski secara keseluruhan fisiknya sudah diketahui, masih banyak ilmuwan yang belum mendapatkan wajah jelas kecebong dari neraka itu. Hal itu terjadi karena ketiadaan fosil Crassigyrinus Scoticus yang bisa digunakan untuk mengungkap misteri tersebut.
Lihat Juga :