Gmail Kini Punya Verifikasi Centang Biru, Ini Bedanya dengan Punya Twitter
Kamis, 04 Mei 2023 - 19:03 WIB
loading...
A
A
A
Cara itu dilakukan untuk melawan pencurian identitas merek dan email spam yang marak belakangan. Sekarang, untuk meningkatkan standar keamanan yang ditawarkan BIMI, Google kemudian mengenalkan verifikasi centang biru.
Nah, verifikasi centang biru ini akan berbeda dengan Twitter. Pemilik Gmail yang sudah mengajukan permohonan justru akan bisa melihat mana email yang benar-benar layak dibaca dan mana yang berupa spam. Hal itu terlihat dari verifikasi centang biru pengirim surat elektronik yang muncul di inbox Gmail pemilik.
Baca juga : Manfaatkan Sisa THR, Ini Daftar Harga Mobil SUV Murah setelah Lebaran, Harga Tak Sampai Rp300 Juta
Verifikasi itu menunjukkan bahwa pengirim tersebut telah memverifikasi keabsahannya dengan Google melalui BIMI. Dengan kata lain email tersebut memang bukan spam dan dimiliki secara sah oleh pengirim email di kotak masuk Anda.
“Otentikasi email yang kuat membantu pengguna dan sistem keamanan email mengidentifikasi dan menghentikan spam, dan juga memungkinkan pengirim meningkatkan kepercayaan merek mereka. Hal ini meningkatkan kepercayaan pada sumber email dan memberi pembaca pengalaman mendalam, menciptakan ekosistem email yang lebih baik untuk semua orang,” tulis Google dalam keterangan resmi.
Nah, verifikasi centang biru ini akan berbeda dengan Twitter. Pemilik Gmail yang sudah mengajukan permohonan justru akan bisa melihat mana email yang benar-benar layak dibaca dan mana yang berupa spam. Hal itu terlihat dari verifikasi centang biru pengirim surat elektronik yang muncul di inbox Gmail pemilik.
Baca juga : Manfaatkan Sisa THR, Ini Daftar Harga Mobil SUV Murah setelah Lebaran, Harga Tak Sampai Rp300 Juta
Verifikasi itu menunjukkan bahwa pengirim tersebut telah memverifikasi keabsahannya dengan Google melalui BIMI. Dengan kata lain email tersebut memang bukan spam dan dimiliki secara sah oleh pengirim email di kotak masuk Anda.
“Otentikasi email yang kuat membantu pengguna dan sistem keamanan email mengidentifikasi dan menghentikan spam, dan juga memungkinkan pengirim meningkatkan kepercayaan merek mereka. Hal ini meningkatkan kepercayaan pada sumber email dan memberi pembaca pengalaman mendalam, menciptakan ekosistem email yang lebih baik untuk semua orang,” tulis Google dalam keterangan resmi.
(wsb)
Lihat Juga :