Kupas Tuntas, Teknologi Canggih TKDN untuk Lalu Lintas Pintar

Rabu, 03 Mei 2023 - 22:12 WIB
loading...
Kupas Tuntas, Teknologi...
Teknologi kecerdasan buatan dari PT TKDN bisa menghadirkan lalu lintas pintar yang aman dan nyaman. Foto-foto/DOK. TKDN.
A A A
JAKARTA - Kondisi jalan diyakini akan semakin ideal, aman, dan menyenangkan jika bisa diatur melalui teknologi terkini. Keinginan itu yang coba diwujudkan oleh PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk (PT TKDN).

Mereka yakin terwujudnya lalu lintas pintar justru akan berdampak akan hadirnya kota pintar atau Smart City. PT TKDN dalam keterangan resminya justru tidak menjadikan hal itu sebagai wacana.

Dalam waktu dekat ini, mereka akan menggarap proyek strategis dengan sistem berbasis kecerdasan buatan untuk membantu mengurai kemacetan di persimpangan lampu merah. Teknologi itu adalah Intelligent Traffic Control System (ITCS) atau sistem pengendalian lalu lintas cerdas.

Pilot project ini rencananya akan diimplementasikan di kota-kota besar Indonesia. Berbeda dengan ITS Traffic Light yang telah ada, ITCS yang diusung PT TKDN telah dilengkapi dengan Teknologi AI Digital Twinning 3D Generasi kelima.

Baca juga : Ilmuwan Israel Khawatir Kecerdasan Buatan Jadi Nabi dan Bikin Agama Baru

Kupas Tuntas, Teknologi Canggih TKDN untuk Lalu Lintas Pintar


“Sistem tersebut mampu mendeteksi penumpukan kendaraan saat terjadi antrian di lampu merah dan menyesuaikan lampu lalu lintas sesuai dengan padatnya arus kendaraan di setiap ruas jalan sehingga penumpukan kendaraan di lampu merah selanjutnya dapat dihindari," jelas David Santoso, CEO PT TKDN.

Beberapa fitur yang dimiliki oleh teknologi ITCS dapat meminimalkan kemacetan lalu lintas. Yang pertama adalah Self Adjustment Time dimana sistem akan bekerja secara real time dengan memonitor tiap kaki simpang.

Kamera yang dipasang pada masing-masing kaki simpang di persimpangan jalan akan menginformasikan kepada sistem kontrol mengenai kondisi lalu lintas secara real time. Kemudian setiap Lima detik, sistem kontrol otomatis akan menganalisa apakah diperlukan penyesuaian aktivitas lampu lalu lintas sehingga output yang diberikan dapat lebih optimal berdasarkan kondisi persimpangan.

Lalu fungsi yang kedua dan menjadi salah satu andalan teknologi ITCS yang dimiliki perusahaan adalah Bus Priority dimana lampu lalu lintas akan beradaptasi guna meningkatkan kelancaran perjalanan kendaraan serta ketepatan waktu transportasi umum.

Baca juga : Bongkar Kesalahan Daihatsu, Akio Toyoda Ungkap Juga Dosa-dosa Lama

Kupas Tuntas, Teknologi Canggih TKDN untuk Lalu Lintas Pintar


Hal itu didasarkan pada pantauan kamera cerdas yang dapat melakukan identifikasi kendaraan umum (Bus, Feeder, Bus Sekolah) berdasarkan Bentuk/jenis kendaraan dan Plat Nomer kendaraan, lalu Fungsi yang Ketiga adalah fungsi Traffic Flow Control guna mengurangi antrian kendaraan sehingga dapat meningkatkan efektifitas & efisiensi lalu lintas.

Kelebihan lainnya, teknologi ITCS sangat memungkinkan beroperasi di banyak titik persimpangan dan terintegrasi dengan persimpangan lain yang telah terpasang teknologi yang sama. Jadi kemungkinan terjadi kemacetan akibat antrian kendaraan di persimpangan selanjutnya dapat dihindari.

Beberapa lampu lalu lintas pintar membantu pengemudi dengan menyarankan kecepatan mengemudi yang optimal. Pengemudi yang menjaga kecepatan ini akan selalu mencapai lampu lalu lintas berikutnya saat hijau. Ini membantu mengatur lalu lintas, dan menciptakan konsep lampu lalu lintas selalu hijau (green wave).

“Dengan teknologi ini, sangat memungkinkan untuk mengatur lampu lalu lintas di jalan yang berpotongan agar kendaraan prioritas seperti damkar atau ambulans yang sedang bertugas, bahkan transportasi umum seperti bus atau taksi yang mendekati lampu lalu lintas dapat didahulukan dibanding mobil pribadi,” tutup David.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
Komputer Kuantum Optik...
Komputer Kuantum Optik Bakal Jadi Kebutuhan Energi AI
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Anthropic AI Claude...
Anthropic AI Claude Hasilkan Lebih dari 80 Persen Kode Baru
MNC University Bahas...
MNC University Bahas Masa Depan Produksi Iklan di Era AI melalui Talkshow KRUFEST
Lalin di Kawasan Patung...
Lalin di Kawasan Patung Kuda Ramai Lancar Jelang Aksi Massa
Demo Mahasiswa Belum...
Demo Mahasiswa Belum Kelar, Arus Lalu Lintas di Jalan Jenderal Sudirman Tersendat
Rekomendasi
Bagaimana Presiden FIFA...
Bagaimana Presiden FIFA Keliling 4 Zona Waktu Setiap Hari Selama Piala Dunia 2026?
Alwi Farhan Jagokan...
Alwi Farhan Jagokan Portugal di Piala Dunia 2026: Cristiano Ronaldo For The Last Dance!
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Berita Terkini
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Kantongi Laba Rp33,72...
Kantongi Laba Rp33,72 Miliar, Elitery (ELIT) Fokus Kembangkan AI dan Cybersecurity
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi dan ESG, TelkomGroup Rilis Laporan Keberlanjutan 2025 untuk Masa Depan Digital
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Industri, Hypernet Technologies Perkokoh Kemitraan Strategis di Bravo 500 Summit 2026
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved