Ilmuwan Jepang Tengah Mengembangkan Mesin Cuci Manusia, Cocok untuk yang Malas Mandi
Jum'at, 28 April 2023 - 14:45 WIB
loading...
A
A
A
Tujuan dari pengembangan ‘mesin cuci manusia’ ini disebut sebagai sarana membasuh tubuh sekaligus membuat rileks pikiran penggunanya. Tak hanya itu, pengembang juga ingin memberikan pengalaman berharga yang nyaman bagi para penggunanya nanti.
Alat canggih tersebut diperkirakan akan selesai pada tahun 2024 mendatang. Sementara itu, untuk debutnya sendiri direncanakan akan berlangsung di Osaka Expo 2025.
Baca juga: Mesin Cuci Terjangkau dengan Fitur Mewah, Cek Spesifikasinya!
Melihat sejarahnya, ternyata proyek tersebut terinspirasi oleh Pemandian Ultrasonik berbentuk oval yang pernah dipamerkan Sanyo Electric di Osaka Expo 1970. Sejalan dengan hal tersebut, perusahaan Science berusaha untuk membuat versi lebih baru dari alat itu.
Pada salah satu fiturnya, terdapat sebuah sensor di kursi mandi yang terhubung ke elektrokardiograf dengan fungsi mengukur detak jantung mereka. Para peneliti menggunakan teknologi tersebut untuk memantau keadaan sistem saraf pengguna, serta melihat seberapa santai mereka saat menggunakan produknya.
Alat canggih tersebut diperkirakan akan selesai pada tahun 2024 mendatang. Sementara itu, untuk debutnya sendiri direncanakan akan berlangsung di Osaka Expo 2025.
Baca juga: Mesin Cuci Terjangkau dengan Fitur Mewah, Cek Spesifikasinya!
Melihat sejarahnya, ternyata proyek tersebut terinspirasi oleh Pemandian Ultrasonik berbentuk oval yang pernah dipamerkan Sanyo Electric di Osaka Expo 1970. Sejalan dengan hal tersebut, perusahaan Science berusaha untuk membuat versi lebih baru dari alat itu.
Cara Mesin Cuci Manusia Bekerja
Pengguna akan duduk di kursi mandi yang nyaman. Nantinya, mereka akan disiram dengan air dan gelembung mikro yang dapat menghilangkan kotoran dari pori-pori kulit mereka.Pada salah satu fiturnya, terdapat sebuah sensor di kursi mandi yang terhubung ke elektrokardiograf dengan fungsi mengukur detak jantung mereka. Para peneliti menggunakan teknologi tersebut untuk memantau keadaan sistem saraf pengguna, serta melihat seberapa santai mereka saat menggunakan produknya.
(bim)
Lihat Juga :