Ilmuwan Prediksi Alien akan Lakukan Kontak dengan Bumi di 2029

Kamis, 27 April 2023 - 15:16 WIB
loading...
Ilmuwan Prediksi Alien...
Pengiriman transmisi gelombang radio ke luar angkasa merupakan kegiatan rutin yang dilakukan NASA. Foto/Universe Today
A A A
JAKARTA - Ada kabar baik bagi Anda yang penasaran dengan keberadaan alien , termasuk buat orang-orang yang sulit percaya dengan eksistensi mereka. Baru-baru ini sekelompok ilmuwan dari University of California memprediksi bahwa alien akan melakukan kontak dengan bumi secepatnya di 2029.

Prediksi itu bermula dari upaya NASA yang telah mengirimkan transmisi gelombang radio ke pesawat luar angkasa milik NASA seperti Voyager 2, Pioneer 10, Pioneer 11, dan Pioneer 12

Pengiriman gelombang radio itu hanyalah kegiatan rutin untuk mendeteksi keberadaan pesawat-pesawat tersebut yang mengorbit di berbagai planet. Di saat yang bersamaan NASA juga memahami transmisi gelombang radio itu justru ikut terkirim hingga mencapai sebuah bintang yang posisinya dari bumi sejauh 27 tahun cahaya.

Dalam perjalanannya itu, para ilmuwan berharap sinyal tersebut akan diterima juga oleh makhluk ekstraterestrial lain. Diharapkan alien itu bisa menanggapi balik sinyal yang terkirim itu kembali ke bumi. "Cara ini popular dikenal masyarakat melalui novel Contact karya Cal Sagan," ucap Howard Isaacson dari University of California.

Di novel Contact diceritakan para ilmuwan membentuk misi khusus bernama SETI (Searching for Extraterestrial Intelligence) atau mencari keberadaan alien di luar angkasa. Untuk menemukannya mereka mengirimkan sinyal gelombang radio sebagai upaya kontak pertama.

Baca juga : Kupas Tuntas Pajak Motor BMW Adventure Ariel Noah, Lebih Mahal dari Ninja dan CBR

Ilmuwan Prediksi Alien akan Lakukan Kontak dengan Bumi di 2029


Hal yang sama dilakukan NASA pada 2002. Mereka menggunakan sinyal yang dikirim dari bumi ke Pioneer 12. Komunikasi yang terjadi dengan pesawat luar angkasa itu menggunakan antena radio Deep Station Network (DSN).

"Transmisi keluar dari DSN melakukan perjalanan ke pesawat ruang angkasa dan seterusnya ke ruang antarbintang," tulis laporan yang dibuat oleh Howard Isaacson.

Hasilnya memang cukup menggembirakan. Pengiriman sinyal itu justru membawa NASA pada temuan-temuan baru di luar angkasa. Salah satunya adalah bintang White Dwarf atau Katai Putih pada 2002 yang merupakan hasil dari pengiriman transmisi ke Pioneer 10.

Disebutkan Daily Mail pada 2312, pengiriman transmisi itu akan membawa NASA pada temuan 222 bintang lain. Dalam petualangan transmisi gelombang radio itu diyakini akan terjadi pengiriman sinyal balik oleh para alien di 2029 yang merupakan hasil dari Pioneer 12 yang mengorbit di planet Venus.

Baca juga : Pernah Terkait dengan Esemka, Changan Justru Pilih Thailand buat Bangun Pabrik Mobil Listrik


Sementara Kaitlin Rasmussen, ahli astrobiologi dari University of Washington punya pendapat lain tentang prediksi itu. Dia mengatakan penelitian itu merupakan upaya ilmiah yang menarik. Hanya saja hal itu tidak akan membuahkan hasil.

Menurutnya saat sinyal radio bergerak melalui ruang angkasa, mereka menyebar dan menjadi lebih lemah dan lebih sulit dideteksi. Alien yang keberadaannya diperkirakan aada di bintag terdekat mungkin tidak akan mendeteksi keberadaan sinyal radio itu.

"Dibutuhan sinyal radio yang jauh lebih fokus dan kuat dari Deep Space Network (DSN) NASA,"terangnya.

Macy Huston, ilmuwan dari Penn State juga memberikan nada yang sama. Dia malah mengkhawatirkan kemampuan masyarakat bumi menerima merespons balik alien ke bumi.

"Kemampuan kita untuk mendeteksi respons tersebut akan sangat terbatas dan tergantung dari beberapa faktor," jelasnya.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Apakah Kehidupan di...
Apakah Kehidupan di Planet Mirip Bumi K2-18b Memang Ada?
AS Kenalkan Mikroskop...
AS Kenalkan Mikroskop dengan Resolusi Detail hingga yang Terkecil
NASA Umumkan Akan Bangun...
NASA Umumkan Akan Bangun Kota di Bulan dalam Waktu 6 Tahun
Donald Trump Minta Pentagon...
Donald Trump Minta Pentagon Buka Semua Data Soal UFO dan Alien
Mengungkap Motif di...
Mengungkap Motif di Balik Rilis Dokumen Rahasia UFO oleh AS dan Parlemen Jepang
GenIUS Expo 2026 Dorong...
GenIUS Expo 2026 Dorong Siswa Kembangkan Potensi Diri melalui Karya dan Inovasi
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
Ilmuwan Bikin Roti dengan...
Ilmuwan Bikin Roti dengan Ragi dari Kulit Mumi Berusia 5.300 Tahun
Rekomendasi
5 Kemenangan Terbesar...
5 Kemenangan Terbesar Spanyol di Piala Dunia: Arab Saudi Ikut Jadi Korban
Malam Ini Roy Suryo...
Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya, Besok Dilimpahkan ke Jaksa
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
Berita Terkini
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved