Ilmuwan Prediksi Alien akan Lakukan Kontak dengan Bumi di 2029
Kamis, 27 April 2023 - 15:16 WIB
loading...
A
A
A
Hal yang sama dilakukan NASA pada 2002. Mereka menggunakan sinyal yang dikirim dari bumi ke Pioneer 12. Komunikasi yang terjadi dengan pesawat luar angkasa itu menggunakan antena radio Deep Station Network (DSN).
"Transmisi keluar dari DSN melakukan perjalanan ke pesawat ruang angkasa dan seterusnya ke ruang antarbintang," tulis laporan yang dibuat oleh Howard Isaacson.
Hasilnya memang cukup menggembirakan. Pengiriman sinyal itu justru membawa NASA pada temuan-temuan baru di luar angkasa. Salah satunya adalah bintang White Dwarf atau Katai Putih pada 2002 yang merupakan hasil dari pengiriman transmisi ke Pioneer 10.
Disebutkan Daily Mail pada 2312, pengiriman transmisi itu akan membawa NASA pada temuan 222 bintang lain. Dalam petualangan transmisi gelombang radio itu diyakini akan terjadi pengiriman sinyal balik oleh para alien di 2029 yang merupakan hasil dari Pioneer 12 yang mengorbit di planet Venus.
Baca juga : Pernah Terkait dengan Esemka, Changan Justru Pilih Thailand buat Bangun Pabrik Mobil Listrik
Sementara Kaitlin Rasmussen, ahli astrobiologi dari University of Washington punya pendapat lain tentang prediksi itu. Dia mengatakan penelitian itu merupakan upaya ilmiah yang menarik. Hanya saja hal itu tidak akan membuahkan hasil.
"Transmisi keluar dari DSN melakukan perjalanan ke pesawat ruang angkasa dan seterusnya ke ruang antarbintang," tulis laporan yang dibuat oleh Howard Isaacson.
Hasilnya memang cukup menggembirakan. Pengiriman sinyal itu justru membawa NASA pada temuan-temuan baru di luar angkasa. Salah satunya adalah bintang White Dwarf atau Katai Putih pada 2002 yang merupakan hasil dari pengiriman transmisi ke Pioneer 10.
Disebutkan Daily Mail pada 2312, pengiriman transmisi itu akan membawa NASA pada temuan 222 bintang lain. Dalam petualangan transmisi gelombang radio itu diyakini akan terjadi pengiriman sinyal balik oleh para alien di 2029 yang merupakan hasil dari Pioneer 12 yang mengorbit di planet Venus.
Baca juga : Pernah Terkait dengan Esemka, Changan Justru Pilih Thailand buat Bangun Pabrik Mobil Listrik
Sementara Kaitlin Rasmussen, ahli astrobiologi dari University of Washington punya pendapat lain tentang prediksi itu. Dia mengatakan penelitian itu merupakan upaya ilmiah yang menarik. Hanya saja hal itu tidak akan membuahkan hasil.
Lihat Juga :