Kecerdasan Buatan Tipu Banyak Orang dengan Lagu Palsu Drake dan The Weeknd

Selasa, 18 April 2023 - 07:30 WIB
loading...
Kecerdasan Buatan Tipu...
Penyanyi Drake (kiri) dan The Weeknd jadi korban dari kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Foto/XXL Mag
A A A
JAKARTA - Kecerdasan buatan menunjukkan betapa mudahnya banyak orang ditipu dengan kemampuannya yang unik.Kali ini lagu palsu bikin banyak orang tertipu.

Tech Crunch melaporkan sebuah lagu berjudul Heart on My Sleeve didengarkan 250.000 kali di Spotify. Bahkan jumlahnya meningkat berlipat-lipat di TikTok. Tercatat ada lebih dari 10 juta kali lagu tersebut disiarkan di TikTok.

Lagu itu mencuri perhatian karena memang menghadirkan kolaborasi penyanyi yang sangat unik yakni Drake dan The Weeknd. Kedua penyanyi dari Kanada tersebut dikenal dengan musikalitas yang tinggi di ranah musik RNB.

Tidak heran jika lagu Heart on My Sleeve langsung bikin geger. Masalahnya adalah lagu tersebut sama sekali tidak dinyanyikan oleh Drake dan The Weeknd.

"Seorang musisi dengan nama akun "ghostwriter" membuat lagu itu dengan menggunakan Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan," terang Tech Crunch.

Baca juga : Asyik, Posko Mudik Dunlop Tawarkan Balancing Ban Mobil Gratis

Kecerdasan Buatan Tipu Banyak Orang dengan Lagu Palsu Drake dan The Weeknd


Drake dan The Weeknd belum menanggapi keberadaan lagu tersebut. Hanya saja beberapa musisi memang banyak mengeluhkan keberadaan teknologi kecerdasan buatan yang kerap memalsukan suara mereka.

Salah satunya Drake yang mengatakan AI adalah bentuk penipuan yang tidak bisa diterima. Pasalnya dia pernah jadi korban penipuan AI ketika salah seorang kreator konten membuat video dirinya yang dihasilkan dari AI menyanyikan lagu milik orang lain.

"Ini adalah penipuan tergila dari kecerdasan buatan," tulis Drake lewat akun Instagram miliknya.

Tidak hanya Drake, pada 2020 penyanyi Jay-Z juga pernah menggugat YouTube karena membiarkan video-video dirinya yang dibuat dari kecerdasan buatan beredar di platform tersebut. Hanya saja YouTube justru kembali memulihkan video-video tersebut.

Dan minggu lalu, hal yang sama terjadi pada Eminem; UMG, yang mewakili kedua rapper ini, mengeluarkan teguran hak cipta atas video YouTube buatan AI yang menampilkan Eminem menyanyi rap tentang kucing.

Baca juga : Masih Banyak, Ini Harga Tiket Bus Sinar Jaya Bekasi-Surabaya untuk Mudik Lebaran 2023

Disebutkan Tech Crunch pelanggaran tersebut terjadi karena peraturan hak cipta tidak memiliki pedoman khusus mengenai AI generatif. bahkan di negara hukum yang ada, parodi transformatif masih diperbolehkan.

UMG baru-baru ini mengambil langkah-langkah untuk mencegah proliferasi musik buatan AI yang meretas artis rekamannya. Menurut laporan Financial Times, UMG meminta layanan streaming seperti Spotify untuk mencegah perusahaan AI menggunakan musiknya untuk melatih model mereka.

"Kami memiliki tanggung jawab moral dan komersial kepada artis kami untuk bekerja mencegah penggunaan musik mereka yang tidak sah dan menghentikan platform dari menelan konten yang melanggar hak artis dan pencipta lainnya," kata perwakilan UMG dalam sebuah pernyataan.

Perwakilan tersebut mengatakan bahwa kebangkitan musik yang dihasilkan oleh kecerdasan buatan menimbulkan pertanyaan tentang sisi sejarah mana yang diinginkan oleh semua pemangku kepentingan dalam ekosistem musik.

"Sisi artis, penggemar, dan ekspresi kreatif manusia, atau sisi kepalsuan yang dalam," tegas UMG.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
Komputer Kuantum Optik...
Komputer Kuantum Optik Bakal Jadi Kebutuhan Energi AI
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Anthropic AI Claude...
Anthropic AI Claude Hasilkan Lebih dari 80 Persen Kode Baru
MNC University Bahas...
MNC University Bahas Masa Depan Produksi Iklan di Era AI melalui Talkshow KRUFEST
UBM Luncurkan AI Tutor...
UBM Luncurkan AI Tutor Terintegrasi dengan Kurikulum OBE Pertama di Indonesia
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Rekomendasi
Dua Kali Berturut PINTU...
Dua Kali Berturut PINTU Raih Penghargaan Kepatuhan Hukum
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Solusi Praktis Pengurusan...
Solusi Praktis Pengurusan Paspor dan Visa untuk Perjalanan Bisnis
Berita Terkini
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Kantongi Laba Rp33,72...
Kantongi Laba Rp33,72 Miliar, Elitery (ELIT) Fokus Kembangkan AI dan Cybersecurity
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi dan ESG, TelkomGroup Rilis Laporan Keberlanjutan 2025 untuk Masa Depan Digital
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Industri, Hypernet Technologies Perkokoh Kemitraan Strategis di Bravo 500 Summit 2026
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved