Tak Mau Kecolongan, WHO Pantau Varian Baru Covid-19 Arcturus

Minggu, 16 April 2023 - 07:42 WIB
loading...
Tak Mau Kecolongan,...
Varian Baru Covid-19 Arcturus. FOTO/ MIRROR. FOTO/ MIRROR
A A A
NEW DELHI - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memantau subvarian baru Covid-19 yang diberi nama Arcturus setelah memicu lonjakan kasus di India, baru-baru ini.

BACA JUGA - Penyintas Covid-19 Boleh Disuntik Vaksin Covid-19, Ini Syaratnya

Seperti dilansir dari Washington Post, Minggu (16/4/2023), XBB.1.16 yang merupakan rekombinan dari dua varian Omicron, BA.2 lainnya pertama kali terdeteksi pada akhir Januari lalu.

Studi laboratorium menemukan bahwa Arcturus yang memiliki gejala yang sama dengan varian sebelumnya seperti demam, sesak napas dan batuk mampu meningkatkan infektivitas sekaligus berpotensi meningkatkan patogenisitas.

Sementara itu, penelitian yang dilakukan oleh University of Tokyo menunjukkan bahwa Arcturus hampir 1,2 kali lebih menular dibandingkan XBB.1.5 atau Kraken yang paling menular dan menimbulkan kekhawatiran sebelumnya.

Dalam sebulan terakhir, Arcturus telah menyebabkan peningkatan kasus 13 kali lipat di New Delhi yang telah melihat jumlah kasus mencapai angka mingguan tertinggi dalam tujuh bulan.

Sebagai tindakan pencegahan, negara bagian Haryana dan Kerala kembali mewajibkan penggunaan masker di tempat umum dan sekolah.

Nama subvarian dipopulerkan oleh Dr. Vipin Vashishtha yang menggunakan tagar melalui tweet peringatan peningkatan kasus akibat Arcturus pada 17 Maret.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
WHO Warning Angka Kasus...
WHO Warning Angka Kasus Covid-19 Akibat NB.1.8.1Terus Melonjak Cepat
Covid-19 Ngamuk Lagi,...
Covid-19 Ngamuk Lagi, WHO Umumkan Waspada Varian NB.1.8.1
WHO: NB.1.8.1 Varian...
WHO: NB.1.8.1 Varian Baru Covid-19, Menyebar ke 22 Negara Termasuk Asia Tenggara
Varian Baru Covid-19...
Varian Baru Covid-19 Terdeteksi Sudah Berada di AS
Prancis Deteksi Varian...
Prancis Deteksi Varian Baru Covid-19 untuk Pertama Kalinya
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Kepala WHO Kunjungi...
Kepala WHO Kunjungi Pusat Wabah Ebola
Disebut Calon Kuat Jadi...
Disebut Calon Kuat Jadi Direktur Jenderal WHO, Menkes Budi: Saya akan Konfirmasi
Rekomendasi
Uruguay vs Cape Verde...
Uruguay vs Cape Verde 2-2: Tiket Fase Gugur Ditentukan di Laga Pemungkas
Citroen Berlingo Baru...
Citroen Berlingo Baru Akan Kembali dengan Desain MPV Kecil Praktis
Prabowo Minta Aset Negara...
Prabowo Minta Aset Negara Dikelola Maksimal untuk Masyarakat
Berita Terkini
Ilmuwan Temukan Pemangsa...
Ilmuwan Temukan Pemangsa Jamur Zombie Cordyceps The Last of Us di Hutan Kalimantan
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Infografis
China Marah, AS Tak...
China Marah, AS Tak Mau Tarik Sistem Rudal Typhon dari Filipina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved