Margaret Hamilton, Wanita Hebat yang Membawa Manusia ke Bulan

Jum'at, 14 April 2023 - 17:15 WIB
loading...
Margaret Hamilton, Wanita...
Margaret Hamilton memperlihatkan tumpukan dokumen Apollo 11. Foto: Istimewa
A A A
JAKARTA - Margaret Hamilton merupakan salah satu wanita paling penting dalam misi membawa manusia ke bulan. Dia merupakan salah satu programmer sistem komputer Apollo 11 Spacecraft 1969.

Dilansir dari unggahan Twitter World Of History @UmarBzv, tampak Margaret Hamilton berdiri di samping tumpukan dokumen penting. Namun, keterangan foto dalam unggahan itu dianggap kurang tepat.

"Margaret Hamilton yang membawa umat manusia ke bulan. Dia berdiri di samping kode yang dia buat untuk memprogram sistem komputer di The Apollo 11 Spacecraft, 1969," tulisnya, dikutip Jumat (14/4/2023).

Baca juga: Misi Apollo 11 ke Bulan Ternyata Beresiko Mengakhiri Kehidupan di Bumi

Salah seorang netizen Springblade ftw @steveMmattison mengatakan, keterangan itu kurang tepat. Karena semua dokumen itu tidak dikerjakan dan ipecahkan sendiri oleh Margaret Hamilton.

"Cerita keren, tapi tidak benar. Dia tidak menulis semua kode itu sendiri. Dia berdiri di samping tumpukan semua yang bisa mereka temukan di gedung," ungkapnya.

Sementara itu, dilansir dari laman Nasa, tim yang terlibat dalam proyek bersejarah itu berjumlah 400.000 orang.

"Keberhasilan itu tidak akan terjadi jika bukan karena tim yang terdiri dari 400.000 orang yang bekerja untuk memastikan keberhasilan misi dan keselamatan astronot Neil Armstrong, Buzz Aldrin dan Michael Collins," jelasnya.

Baca juga: Teleskop Ini Menangkap Detail Permukaan Bulan Tempat Apollo 15 Mendarat

Dari 400.000 orang itu, Margaret Hamilton merupakan salah satunya. Dia merupakan seorang programmer komputer yang memimpin Divisi Rekayasa Perangkat Lunak dari MIT Instrumentation Laboratory (sekarang Draper Labs).

Jasanya yang terpenting adalah sistem perangkat lunak Apollo. Sebelum Armstrong dan Aldrin mendarat di bulan, perangkat lunak mengesampingkan perintah mengalihkan sistem prioritas komputer penerbangan ke sistem radar.

Perangkat lunak panduan Apollo sangat kuat, sehingga tidak ada bug yang ditemukan. Perangkat ini juga yang kemudian digunakan pada Skylab, Space Shuttle, dan sistem fly-by-wire digital pertama di pesawat terbang.

Baca juga: 50 Tahun 'AstroVette' 1971, Membangkitkan Kembali Memorabilia Mobil Astronot Apollo 15

Atas jasanya, pada 22 November 2016, Presiden Barack Obama menganugerahi Hamilton Presidential Medal of Freedom atas kontribusinya yang menyebabkan pendaratan Apollo 11 berhasil.

Sebelumnya, pada 2003, NASA juga memberikan penghargaan atas inovasinya dalam pengembangan perangkat lunak Apollo. Penghargaan NASA ini merupakan yang tertinggi yang pernah diberikan NASA.
(san)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
NASA Umumkan Akan Bangun...
NASA Umumkan Akan Bangun Kota di Bulan dalam Waktu 6 Tahun
Astronot Artemis II...
Astronot Artemis II Ternyata Bawa iPhone 17 Pro Max ke Bulan
Astronot Artemis II...
Astronot Artemis II Berhasil Ungkap Sisi Tergelap Bulan
Bulan Sejajar Terjadi...
Bulan Sejajar Terjadi Tepat di Atas Kakbah, Fenomena Ini Jadi Kalibrasi Arah Kiblat
China Kembangkan Sistem...
China Kembangkan Sistem Penggerak Gelombang Mikro yang Mampu Matikan Satelit
Bulan Semakin Menjauh...
Bulan Semakin Menjauh dari Bumi Ini yang Terjadi pada Waktu dalam Sehari
Profil Pratiwi Sudarmono:...
Profil Pratiwi Sudarmono: Astronot Wanita Pertama Asia dari Indonesia yang Juga Guru Besar UI
Menegakkan Marwah di...
Menegakkan Marwah di Langit dan Optimalisasi Tata Kelola Lintas Sektor Pascainsiden Lampung
Profil Pendidikan 4...
Profil Pendidikan 4 Astronot Artemis II: Misi Bersejarah NASA Kelilingi Bulan Setelah 54 Tahun
Rekomendasi
Tim Putri UBAYA dan...
Tim Putri UBAYA dan Tim Putra Perbanas Juara Campus League Basketball Season 1 2026
Gempa Magnitudo 5,1...
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bitung Sulawesi Utara, Dirasakan di Manado dan Ternate
Peduli Lingkungan, Aliansi...
Peduli Lingkungan, Aliansi Lintas Agama-Kementerian LH Serukan Tobat Ekologis Nasional
Berita Terkini
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Revolusi AI di Layar...
Revolusi AI di Layar Kaca: TV Premium LG 2026 Mengerti Logat Indonesia
Dari Bangkrut Saat Krisis...
Dari Bangkrut Saat Krisis 2008, MrBeast Kini Pimpin 1.000 Karyawan dan 500 Juta Pengikut
Saham SpaceX Ludes,...
Saham SpaceX Ludes, Rebutan Harta Karun Luar Angkasa Dimulai
Resmi Melantai, IPO...
Resmi Melantai, IPO SpaceX Cetak Sejarah dan Jadikan Elon Musk Triliuner Dunia Pertama
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Infografis
32 Negara yang Sudah...
32 Negara yang Sudah Lolos ke Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved