Berusia 52 Juta Tahun, Ini Fosil Kelelawar Tertua yang Pernah Ditemukan di Dunia
Kamis, 13 April 2023 - 17:49 WIB
loading...
A
A
A
Untuk menentukan sejarah evolusi, atau filogeni kelelawar, para peneliti membandingkan fosil baru dengan kerangka utuh dari enam spesies kelelawar Eosen. Termasuk dengan gigi terisolasi dari dua spesies punah lainnya dan dengan kerangka kelelawar hidup.
Baca juga; Arkeologi Temukan Fosil Kelelawar Berusia Ratusan Ribu Tahun
Hasilnya menunjukkan bahwa kerangka kelelawar yang baru ditemukan milik spesies Icaronycteris yang belum pernah dilihat sebelumnya, yang mereka beri nama Icaronycteris gunnelli, seperti nama mendiang ahli biologi kelelawar Greg Gunnell.
Para ilmuwan juga mendeteksi hubungan saudara dengan satu-satunya spesies Icaronycteris yang tercatat di Amerika Utara, indeks Icaronycteris, yang berarti bahwa mereka adalah kerabat terdekat satu sama lain. Pemindaian mendetail dari fosil menunjukkan bahwa Icaronycteris gunnelli memiliki berat kurang dari satu ons, yang kira-kira sama dengan massa tubuh Icaronycteris indeks.
Perbedaan antara berat yang direkonstruksi dan lebar sayap bisa disebabkan oleh deformasi tulang selama fosilisasi. “Spesies yang baru dideskripsikan ini dianggap sebagai salah satu kerangka kelelawar artikulasi tertua yang diketahui, memberikan wawasan baru tentang filogeni fosil kelelawar paling awal kita,” Emma Teeling, seorang profesor zoologi di University College Dublin di Irlandia.
Baca juga; Arkeologi Temukan Fosil Kelelawar Berusia Ratusan Ribu Tahun
Hasilnya menunjukkan bahwa kerangka kelelawar yang baru ditemukan milik spesies Icaronycteris yang belum pernah dilihat sebelumnya, yang mereka beri nama Icaronycteris gunnelli, seperti nama mendiang ahli biologi kelelawar Greg Gunnell.
Para ilmuwan juga mendeteksi hubungan saudara dengan satu-satunya spesies Icaronycteris yang tercatat di Amerika Utara, indeks Icaronycteris, yang berarti bahwa mereka adalah kerabat terdekat satu sama lain. Pemindaian mendetail dari fosil menunjukkan bahwa Icaronycteris gunnelli memiliki berat kurang dari satu ons, yang kira-kira sama dengan massa tubuh Icaronycteris indeks.
Perbedaan antara berat yang direkonstruksi dan lebar sayap bisa disebabkan oleh deformasi tulang selama fosilisasi. “Spesies yang baru dideskripsikan ini dianggap sebagai salah satu kerangka kelelawar artikulasi tertua yang diketahui, memberikan wawasan baru tentang filogeni fosil kelelawar paling awal kita,” Emma Teeling, seorang profesor zoologi di University College Dublin di Irlandia.
(wib)
Lihat Juga :