Khawatir Timbul Risiko Spionase, Australia Larang Penggunaan TikTok

Selasa, 04 April 2023 - 19:23 WIB
loading...
Khawatir Timbul Risiko...
Pemerintah Australia melarang aplikasi media sosial Tiktok dari semua perangkat pemerintah menyusul peninjauan keamanan oleh Menteri Dalam Negeri. Foto/Pixabay
A A A
MELBOURNE - Pemerintah Australia melarang aplikasi media sosial Tiktok dari semua perangkat pemerintah menyusul peninjauan keamanan oleh Menteri Dalam Negeri Claire O'Neil. Larangan penggunaan TikTok diumumkan Jaksa Agung Australia Mark Dreyfus pada Selasa (4/4/2023).

Dreyfus mengatakan bahwa larangan itu akan mulai berlaku "secepat mungkin." Politisi dan pegawai negeri dilarang untuk memasang aplikasi TikTok karena kekhawatiran internasional atas risiko spionase meningkat.

“Setelah menerima saran dari badan intelijen dan keamanan, hari ini saya memberi wewenang kepada Sekretaris Departemen Kejaksaan Agung, untuk mengeluarkan arahan wajib di bawah Kerangka Kebijakan Keamanan Pelindung untuk melarang aplikasi TikTok pada perangkat yang dikeluarkan oleh departemen dan badan Persemakmuran,” kata Dreyfus dikutip dari laman NTD.

Baca juga; Begini Jurus Berkelit TikTok dalam Menghadapi Larangan Pemerintah AS

Dreyfus mengatakan masih akan ada pengecualian yang diberikan berdasarkan kasus per kasus dan mitigasi keamanan yang sesuai. Namun, dia tidak memberikan keterangan detail tentang pengecualian penggunaan TikTok.

Langkah tersebut membawa Australia sejajar dengan sekutu Five Eyes dan sembilan negara lain serta organisasi multinasional yang melarang penggunaan TikTok. Di antaranya, Inggris, Amerika Serikat, India, Kanada, Selandia Baru, Taiwan, Belanda, Prancis, Denmark, Norwegia, Pakistan, dan Uni Eropa.

Kekhawatiran seputar keamanan Tik Tok meningkat setelah perusahaan mengakui tahun lalu bahwa karyawan perusahaan induknya, ByteDance, telah memata-matai jurnalis AS dari Forbes. AS pun sedang melakukan penyelidikan terhadap perusahaan tersebut.

Baca juga; Dahsyat! Larangan Amerika Ancam Pendapatan Iklan TikTok Raib Rp102 Triliun

Manajer Umum TikTok Australia Lee Hunter membantah ada masalah dengan keamanan data pribadi dan menyiratkan bahwa perusahaan tersebut mengalami penolakan karena hubungannya dengan China. “Apa pun yang Anda pikirkan tentang China, kami bukanlah China. Kami berfokus pada keamanan dan privasi pengguna,” katanya kepada program ABC Radio National pada 24 Maret.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Komdigi Suruh TikTok...
Komdigi Suruh TikTok Hapus 780 Ribu Akun Anak, Platform Lain Siap-siap!
ByteDance Luncurkan...
ByteDance Luncurkan Seedance 2.0, Model AI Generatif untuk Video Realistis
TikTok Dipaksa Matikan...
TikTok Dipaksa Matikan Fitur Infinity Scroll karena Menyebabkan Kecanduan
Pakar Privasi Data:...
Pakar Privasi Data: Kasus Kecanduan TikTok Harus Dibawa ke Persidangan
Siapa Adam Presser,...
Siapa Adam Presser, Alumni Harvard Pro-China yang Jadi Bos TikTok Amerika?
Dari Bisu Jadi Triliuner:...
Dari Bisu Jadi Triliuner: Raja TikTok Khaby Lame Teken Kontrak Rp14,3 Triliun!
Alwi Farhan Juara Australia...
Alwi Farhan Juara Australia Open 2026, Indonesia Bawa Pulang 1 Gelar dan 2 Runner Up
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Rekomendasi
4 Fakta Tempat Tinggal...
4 Fakta Tempat Tinggal Elon Musk, Rumah Sewa dan Ukurannya Mungil
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Berita Terkini
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Superkomputer Prediksi...
Superkomputer Prediksi 4 Pesepak Bola yang Bersinar di Piala Dunia 2026
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Infografis
Selama Ramadan, Penggunaan...
Selama Ramadan, Penggunaan Bahu Jalan Tol Dalam Kota Dimajukan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved