Bard Makin Canggih, Google Assistant Diyakini Segera Tamat

Selasa, 04 April 2023 - 06:30 WIB
loading...
Bard Makin Canggih, Google Assistant Diyakini Segera Tamat
Google Bard saat ini merupakan produk kecerdasan buatan terbaru dari Google. Foto/HT Tech.
A A A
JAKARTA - Google terus meningkatkan kemampuan ChatBot baru andalan mereka, Bard . Keberadaan Bard justru diyakini akan bikin asisten virtual, Google Assistant tamat.

Analis teknologi Jennifer Elias dikutip Ars Technica mengatakan saat ini Google telah menugaskan seluruh tim yang ada di Divisi Google Asistant untuk ikut membantu pengembangan Bard. Artinya saat ini Google memang tidak melakukan banyak pengembangan terhadap asisten virtual Google Assistant .

Padahal Google Assistant yang pertama kali dikenalkan pada 2016 sudah cukup banyak mendapatkan apresiasi. Google Assistant dibuat untuk membantu pengguna dalam keseharian mereka. Asisten virtual itu seperti pembantu yang bisa menjalankan perintah dan merespons pertanyaan yang diajukan pengguna.

Hanya saja setelah 2016 perkembangan Google Assistant justru terkesan tidak berjalan. Apalagi saat ini Google justru tengah fokus mengembangkan chatbot dengan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) bernama Bard.



Bard Makin Canggih, Google Assistant Diyakini Segera Tamat


Jennifer Elias bahkan mengatakan Google Assistant tidak berkembang karena memang seluruh orang yang bertugas melanjutkan proyek Google Assistant itu justru diperbantukan ke divisi baru yakni Bard.

Salah satunya adalah Amar Subramanya yang sebelumnya merupakan One Google Asisstant Engineering VP. Selain itu para eksekutif yang membidani hadirnya Google Assistant juga sudah banyak yang hengkang dan pindah divisi seperti Jianchang Mao.



Penggabungan Google Assistant dan Bard jadi hal yang kontradiktif menurut Jennifer Elias. Pasalnya keduanya bukan produk yang berbeda.

Antarmuka Bard dan Google Assistant nyaris seripa karena keduanya terlihat seperti aplikasi obrolan. Pada kenyataannya Bard justru digunakan untuk fungsi lain.

Padahal menurutnya semua orang berharap Bard bisa berintegrasi dengan Google Search seperti ChatGPT dan Bing. "Tetapi Bard adalah chatbot eksperimental mandiri tanpa koneksi ke pencarian sama sekali," terang Jennifer Elias.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Baca Berita Terkait Lainnya
Copyright ©2024 SINDOnews.com
All Rights Reserved
read/ rendering in 0.1275 seconds (0.1#10.140)
pixels