Langka, Asteroid Trojan Merah di Sekitar Neptunus Jadi Perhatian Ilmuwan
Sabtu, 01 April 2023 - 19:18 WIB
loading...
A
A
A
Pertama kali ditemukan pada tahun 2001, kurang dari 50 benda berbatu ini telah dideskripsikan hingga saat ini. Alasannya bukan karena Trojan Neptunus langka, mungkin karena sulit menemukan batuan luar angkasa yang sangat kecil dan jauh.
Asteroid ini berdiameter 50 hingga 100 kilometer dan mengorbit pada jarak 4,5 miliar km dari matahari. Sebelum penelitian ini, para astronom hanya mempelajari selusin asteroid ini, dan harus menggunakan beberapa teleskop terbesar dan terkuat di Bumi untuk melakukannya.
“Dalam pengamatan baru kami, kami memiliki lebih dari dua kali lipat sampel Trojan Neptunus yang dipelajari dengan teleskop besar,” kata Bryce Bolin, astronom di Pusat Penerbangan Luar Angkasa Goddard NASA dan penulis utama studi tersebut kepada Live Science, Sabtu (1/4/2023).
Baca juga; NASA Ungkap Gambar Penjelajahan di Asteroid Bennu
Tim Bolin mensintesis data yang dikumpulkan oleh empat teleskop, yaitu teleskop Observatorium Palomar di California, teleskop Gemini Utara dan Selatan di Hawaii dan Cile, dan teleskop Keck di Hawaii, selama dua tahun. Para peneliti melacak 18 Trojan Neptunus dan menganalisis warnanya.
Asteroid ini berdiameter 50 hingga 100 kilometer dan mengorbit pada jarak 4,5 miliar km dari matahari. Sebelum penelitian ini, para astronom hanya mempelajari selusin asteroid ini, dan harus menggunakan beberapa teleskop terbesar dan terkuat di Bumi untuk melakukannya.
“Dalam pengamatan baru kami, kami memiliki lebih dari dua kali lipat sampel Trojan Neptunus yang dipelajari dengan teleskop besar,” kata Bryce Bolin, astronom di Pusat Penerbangan Luar Angkasa Goddard NASA dan penulis utama studi tersebut kepada Live Science, Sabtu (1/4/2023).
Baca juga; NASA Ungkap Gambar Penjelajahan di Asteroid Bennu
Tim Bolin mensintesis data yang dikumpulkan oleh empat teleskop, yaitu teleskop Observatorium Palomar di California, teleskop Gemini Utara dan Selatan di Hawaii dan Cile, dan teleskop Keck di Hawaii, selama dua tahun. Para peneliti melacak 18 Trojan Neptunus dan menganalisis warnanya.

Lihat Juga :