Riset Sebut Hanya 39% Perusahaan di Indonesia yang Siap Hadapi Serangan Siber
Rabu, 29 Maret 2023 - 14:32 WIB
loading...
A
A
A
Laporan tersebut menyoroti bisnis berjalan dengan baik dan dimana kesenjangan kesiapan keamanan siber akan terus melebar jika bisnis global dan pemimpin keamanan tidak mengambil tindakan.
Organisasi yang sudah beralih dari model operasional yang sebagian besar dinilai statis, maka para pekerja harus mengoperasikan pekerjaan mereka melalui satu perangkat dari satu lokasi dan sudah terhubung dengan jaringan statis ke dunia hybrid.
Mereka akan semakin banyak melakukan pekerjaan menggunakan beberapa perangkat di lokasi yang berbeda, terhubung ke beberapa jaringan dan mengakses aplikasi di cloud.
Tren kerja hybrid juga memungkinkan para pekerja untuk melakukan pekerjaan mereka dalam perjalanan dan menghasilkan jumlah data yang besar. Perlu diketahui bahwa hal ini memberikan tantangan keamanan siber baru dan unik bagi perusahaan yang menjalankan tren sistem tersebut.
Laporan berjudul Cisco Cybersecurity Readiness Index: Resilience in a Hybrid World mengukur kesiapan perusahaan dalam menjaga daya tahan keamanan siber dalam menghadapi segala ancaman serangan siber modern.
Pengukuran yang dilakukan ini mencakup lima pilar utama yang membentuk dasar pertahanan yang dibutuhkan. Lima pilar tersebut adalah identitas, beban kerja, aplikasi, data/ jaringan, dan perangkat.
Lihat Juga :