Seberapa Bahaya Senjata Nuklir Taktis Rusia? Ini Jawabannya

Selasa, 28 Maret 2023 - 17:19 WIB
loading...
Seberapa Bahaya Senjata...
Rusia merupakan negara yang kini tengah berperang dengan Ukraina. Foto DOK ist
A A A
JAKARTA - Rusia merupakan negara yang kini tengah berperang dengan Ukraina . Beragam kekuatan militernya tengah ditunjukan. Salah satunya yaitu senjata nuklir taktisnya.

Presiden Vladimir Putin mengumumkan bahwa Rusia akan mengerahkan senjata nuklir taktisnya ke negara tetangga Ukraina, Belarus untuk memicu kekhawatirannya jika perang bakal meluas.

Baca juga:Mengenal Senjata Nuklir Taktis yang Dimiliki Rusia, Ini Kehebatannya

Lantas, seberapa bahayanya senjata taktis Rusia? berikut ulasannya

Berulang kali Nuklir Rusia telah menjadi kekhawatiran dari perang Moskow di Ukraina yang terus berkecamuk. Dari pihak barat khawatir jika negara yang dipimpin Putin itu akan menggunakan senjata nuklir yang bisa memicu perang Dunia III.

Perlu diketahui, Rusia saat ini menjadi salah satu negara dengan kepemilikan senjata nuklir terbanyak dan terbesar di dunia. Tercatat ada sekitar 5,977 hulu ledak pada tahun 2022, dibandingkan dengan Amerika Serikat yang mempunyai 5,428 hulu ledak.

Meski begitu, diperkirakan ada sekitar 1.500 hulu ledak itu pensiun (tetapi masih utuh), 2,889 cadangan dan 1.588 hulu ledak strategis dikerahkan.

Dari sekian banyaknya nuklir yang dimilikinya itu, beberapa diantaranya adalah nuklir taktis yang akan di arahkan ke wilayah Ukraina, Belarus itu.

Senjata nuklir taktis atau disebut dengan nuklir kecil merupakan senjata yang dirancang untuk serangan terbatas terhadap target spesifik yang relatif dekat, seperti pos komando hingga negara tetangga.

Baca juga: Begini Cara Hentikan Putin Gunakan Senjata Nuklir Taktis di Ukraina

Dikutip dari laman cbsnews, senjata nuklir taktis ini memiliki daya ledak yang berkisar mulai dari satu kiloton sampai dengan 100 kiloton. Meski begitu ada juga senjata nuklir taktis yang memiliki daya ledak hingga ribuan kiloton.

Jika memiliki daya ledak ribuan kiloton, senjata nuklir taktis diperkirakan sama seperti senjata nuklir strategis yang dibuat oleh Amerika Serikat. Pada saat menghancurkan Hiroshima dan Nagasaki di tahun 1945, nuklir strategis AS berkekuatan antara 12 dan 21 kiloton.

Lebih dari 70.000 orang diperkirakan tewas seketika ketika Amerika Serikat membom Hiroshima-Nagasaki dan ribuan lainnya kemudian meninggal akibat keracunan radiasi.

Terbaru, badan Intelijen Amerika Serikat telah memperkirakan bahwa Rusia memiliki sekitar 2.000 senjata nuklir yang ada dalam persediaannya. Beberapa diantaranya mulai diarahkan ke negara tetangganya itu.

Putin pernah mengatakan kepada televisi pemerintah, bahwa Rusia akan segera menyelesaikan pembangunan fasilitas penyimpanan senjata nuklir taktis di belarusia pada bulan Juli mendatang.

“Rusia akan segera menyelesaikan pembangunan fasilitas penyimpanan senjata nuklir taktis di Belarusia pada 1 Juli mendatang,” seperti dikutip dari Reuters, Selasa (28/3/2023).
(bim)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
Sukhoi Su-47 Fondasi...
Sukhoi Su-47 Fondasi Teknologi Jet Tempur Generasi Berikutnya
Torpedo Super Poseidon,...
Torpedo Super Poseidon, Senjata Pencegah Nuklir Rusia Picu Ketakutan NATO
Berteknologi Canggih,...
Berteknologi Canggih, Kuba Siap Borong Drone Buatan Rusia dan Iran
Palantir Uji Coba AI...
Palantir Uji Coba AI Tempur di Perang Ukraina, Ini Fungsinya
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Rekomendasi
Jadwal Formula 1 Lenovo...
Jadwal Formula 1 Lenovo Austrian Grand Prix 2026, Live Streaming di VISION+
House And Vox Indonesia...
House And Vox Indonesia Ramaikan IIFEX EASTFOOD 2026, Hadirkan Inovasi Produk dan Cooking Demo
Transjakarta Alihkan...
Transjakarta Alihkan 25 Armada Rute Tn Abang-Blok M dan Tj Priok-Kampung Rambutan
Berita Terkini
Rumah Pintar yang Dengarkan...
Rumah Pintar yang Dengarkan Penghuni, Bukan Sekadar Produk Cerdas
Siapa yang Akan Menguasai...
Siapa yang Akan Menguasai Pasar AI Indonesia Senilai 10,9 Miliar?
Tiga Raja HP Konser...
Tiga Raja HP Konser Diadu: Samsung, Oppo, vivo Bertarung di Panggung Feast dan Hindia
Ternyata 5,16 Miliar...
Ternyata 5,16 Miliar Serangan Siber Terjadi di Indonesia 2025
Gandeng SAP, Strategi...
Gandeng SAP, Strategi Digital Geo Dipa Mengelola Potensi Panas Bumi Lebih dari 800 MW
Meta Menemukan Tambang...
Meta Menemukan Tambang Emas Baru
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved