Sphinx Berkepala Firaun di Kuil Dewa Matahari, Begini Penafsiran Ilmuwan
Jum'at, 24 Maret 2023 - 19:54 WIB
loading...
Penemuan Sphinx berkepala firaun di kuil matahari pada situs arkeologi Heliopolis dekat Kairo, menarik perhatian para arkeolog. Foto/Live Science/Egyptian Ministry of Tourism and Antiquities
A
A
A
KAIRO - Penemuan Sphinx berkepala firaun di kuil matahari pada situs arkeologi Heliopolis dekat Kairo, menarik perhatian para arkeolog. Ditemukan juga fragmen pahatan batu termasuk penggambaran Ramses II, Ramses IX, Horemheb, dan Psamtik II.
Kementerian Pariwisata dan Purbakala Mesir mengatakan, kuil matahari biasa ditemukan di sejumlah situs di Mesir dan didedikasikan untuk Ra, dewa matahari Mesir kuno. Namun, penemuan kuil matahari di Heliopolis sangat menarik, mengingat Heliopolis adalah nama Yunani yang dalam nama Mesir dikenal dengan Iunu.
“Menurut kepercayaan Mesir kuno, Heliopolis adalah tempat dunia diciptakan, dengan matahari terbit pertama. Di sini hubungan kerajaan dengan pencipta dan dewa matahari dirayakan,” kata Dietrich Raue, Direktur Departemen Institut Arkeologi Jerman di Kairo, kepada Live Science, Jumat (24/3/2023).
Baca juga; Ilmuwan Berhasil Ungkap Bentuk Wajah Firaun Ramses
Raue menjelaskan bahwa firaun membangun patung, obelisk, dan bangunan lain di Heliopolis untuk melegitimasi kekuasaan mereka dan menghormati dewa matahari. "Melayani dewa adalah salah satu tugas utama raja Mesir kuno dan tidak ada penguasa Mesir yang menjabat tanpa restu dari dewa matahari,” katanya.
Kementerian Pariwisata dan Purbakala Mesir mengatakan, kuil matahari biasa ditemukan di sejumlah situs di Mesir dan didedikasikan untuk Ra, dewa matahari Mesir kuno. Namun, penemuan kuil matahari di Heliopolis sangat menarik, mengingat Heliopolis adalah nama Yunani yang dalam nama Mesir dikenal dengan Iunu.
“Menurut kepercayaan Mesir kuno, Heliopolis adalah tempat dunia diciptakan, dengan matahari terbit pertama. Di sini hubungan kerajaan dengan pencipta dan dewa matahari dirayakan,” kata Dietrich Raue, Direktur Departemen Institut Arkeologi Jerman di Kairo, kepada Live Science, Jumat (24/3/2023).
Baca juga; Ilmuwan Berhasil Ungkap Bentuk Wajah Firaun Ramses
Raue menjelaskan bahwa firaun membangun patung, obelisk, dan bangunan lain di Heliopolis untuk melegitimasi kekuasaan mereka dan menghormati dewa matahari. "Melayani dewa adalah salah satu tugas utama raja Mesir kuno dan tidak ada penguasa Mesir yang menjabat tanpa restu dari dewa matahari,” katanya.
Lihat Juga :