Bakteri Ini Makan Logam Berat dan Mengeluarkan Emas saat BAB

Jum'at, 24 Maret 2023 - 06:57 WIB
loading...
A A A
“Ada cukup hidrogen untuk menghemat energi dan hampir tidak ada persaingan. Jika suatu organisme bisa bertahan hidup di sini, ia harus menemukan cara untuk melindungi diri dari zat beracun ini," ucap Profesor Nies seperti yang dikutip dari IFL Science.

Bakteri Ini Makan Logam Berat dan Mengeluarkan Emas saat BAB

Tapi, ada sesuatu yang aneh terjadi jika berhubungan dengan emas. Senyawa emas tembaga sangat beracun, sehingga membuat bakteri tersebut perlu melindungi dirinya sendiri.

Untuk melakukan itu, CupA dibuat tidak aktif dan enzim yang berbeda CopA dibuat aktif. Langkah tersebut mengubah senyawa tembaga dan emas menjadi bentuk yang sulit diserap.

Baca Juga: Ilmuwan Temukan Bakteri Baru, Muncul dari Semburan Air Panas Bawah Laut

“Hal ini memungkinkan lebih sedikit senyawa tembaga dan emas yang masuk ke interior seluler, sehingga Bakteri tidak diracuni dan enzim yang memompa keluar tembaga dapat membuang kelebihan tembaga tanpa hambatan. Konsekuensi lain: senyawa emas yang sulit diserap berubah di area luar sel menjadi nugget emas yang tidak berbahaya dalam ukuran beberapa nanometer,"tambahNies.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gandeng BUMN, Platform...
Gandeng BUMN, Platform IDN Gold Hadirkan Koin Emas Fisik Dilengkapi Teknologi Invisible Ink
China Temukan Deposit...
China Temukan Deposit Emas Bawah Laut Terbesar
Laba-laba Laut Ini Mampu...
Laba-laba Laut Ini Mampu Bertahan Hidup dengan Beternak Bakteri Pemakan Metana di Tubuhnya
China Berencana Bawa...
China Berencana Bawa Bakteri dari Luar Angkasa ke Bumi
Ajaib, Ilmuwan Temukan...
Ajaib, Ilmuwan Temukan Bakteri yang Bisa Menyalakan Lampu!
Diyakini Lokasi Harta...
Diyakini Lokasi Harta Karun, Ratusan Warga Berbondong-bodong Gali Tempat Ini
QuickPro Ajak Trader...
QuickPro Ajak Trader Emas Bangun Kemandirian Analisa
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,64 Juta per Gram, Ini Rinciannya
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan di Posisi Rp2.655.000 per Gram, Saatnya Beli?
Rekomendasi
Jerman Tersingkir, Klopp...
Jerman Tersingkir, Klopp Masuk Radar Der Panzer
Keterbatasan SDM Jadi...
Keterbatasan SDM Jadi Tantangan di Papua, Talius Tabuni Dukung Penguatan Program Beasiswa Puncak Cerdas
Gapasdap: Penggunaan...
Gapasdap: Penggunaan B50 untuk Kapal Bebani Biaya Operasional Angkutan Penyeberangan
Berita Terkini
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Korea Selatan Izinkan...
Korea Selatan Izinkan Robot AI Otonom untuk Memeriksa Pesawat Terbang
Telkom Pacu Pertumbuhan...
Telkom Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan Melalui Penguatan Tata Kelola Korporasi dan Kapabilitas Manajerial
Tak Perlu Ganti SIM...
Tak Perlu Ganti SIM Card saat Liburan ke Luar Negeri, Ini Caranya
Jepang Gunakan Polisi...
Jepang Gunakan Polisi Wanita Berbasis AI untuk Memerangi Penipuan Identitas
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved