Ini Penyebab Desa Rushan di China Tanahnya Bisa Mengandung Emas Senilai Rp45,4 Triliun

Kamis, 23 Maret 2023 - 14:09 WIB
loading...
Ini Penyebab Desa Rushan...
Desa Rushan berada di wilayah Shandong yang dikenal sangat kaya dengan emas. Foto/MM Steel Club.
A A A
JAKARTA - Desa Rushan di propinsi Shandong, China baru-baru ini jadi pusat perhatian dunia karena tanahnya mengandung emas . Tidak main-main nilai kandungan emas yang ada di bawah desa Shandong diperkirakan mencapai USD3 miliar atau setara Rp45,4 triliun.

Saking besarnya, emas yang berhasil digali di pusat penambangan Emas Xilaokou, Rushan itu diperkirakan mencapai 50 ton. Jumlah tersebut diyakini akan membantu China dalam meningkatkan cadangan emas mereka.

“Kawasan deposit emas itu mencakup wilayah yang luas. Biji emas mudah ditambang dan digunakan," tulis keterangan resmi Biro Geologi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Shandong dikutip South China Morning Post, Senin (20/3/2023) lalu.

Emas puluhan triliun rupiah itu diketahui diambil dari pusat pertambangan emas Xilaokou yang ada di wilayah Shandong. Temuan itu tidak wajar karena pada umumnya jumlah emas yang ditemukan di pertambangan emas belum ada yang nilainya mencapai puluhan triliun rupiah.

Hanya saja dikutip Firstpost, banyak orang memang sudah lama yakin bahwa pertambangan emas Xilaokou menyimpan emas yang sangat besar. Sayangnya sebelum ini belum ada teknik pengambilan deposit emas yang memadai dilakukan di Xilaokou.

Baca juga : China Temukan Perdesaan yang Setiap Jengkal Tanahnya Menyimpan Emas

Ini Penyebab Desa Rushan di China Tanahnya Bisa Mengandung Emas Senilai Rp45,4 Triliun
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eropa Siap Masuk Arena...
Eropa Siap Masuk Arena Pertempuran Robot AI China dan AS
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
Nvidia Siap Gandeng...
Nvidia Siap Gandeng Perusahaan China demi Kembangkan Robot Super Humanoid
China Kenalkan Sistem...
China Kenalkan Sistem Identitas Digital untuk Robot Humanoid
Gandeng BUMN, Platform...
Gandeng BUMN, Platform IDN Gold Hadirkan Koin Emas Fisik Dilengkapi Teknologi Invisible Ink
Minat Berkurang, Harga...
Minat Berkurang, Harga Patokan Ekspor Emas Turun di Periode Juli 2026
Kilau Emas Kembali Lagi...
Kilau Emas Kembali Lagi usai Menguat Rp8 Ribu, Buyback Naik Rp16.000 per Gram
Misteri Brankas Rahasia:...
Misteri Brankas Rahasia: Mengapa Banyak Negara Pilih Simpan Cadangan Emasnya di Luar Negeri?
Rekomendasi
Publik Inggris Terbelah,...
Publik Inggris Terbelah, Tuchel Tolak Mundur
MPLS Ramah dan Gernas...
MPLS Ramah dan Gernas Rana: Memulai Pendidikan dengan Rasa Aman, Bukan Rasa Takut
Houthi Ancam Serang...
Houthi Ancam Serang Infrastruktur Minyak Saudi jika Perang Terus Berlanjut
Berita Terkini
Lewat Forum CorpU Association...
Lewat Forum CorpU Association Insight, Telkom Percepat Transformasi Talenta
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
Perkuat Jaringan di...
Perkuat Jaringan di Jatim, XLSMART Perluas 5G Blanket Coverage di 8 Kabupaten/Kota
Orang Kaya Misterius...
Orang Kaya Misterius Membeli Fosil Dinosaurus
5 Rekomendasi Laptop...
5 Rekomendasi Laptop Terbaik untuk Kerja Kantoran di Tahun 2026
500 Pairs Aset Kripto...
500 Pairs Aset Kripto Bantu Menavigasi Ekosistem Digital
Infografis
Bisa Jadi Referensi...
Bisa Jadi Referensi PPDB 2023, Ini 15 SMA Terbaik di Jakarta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved