Huawei-UNESCO Hadirkan Solusi Edukasi Online Selama Pandemik Corona
Senin, 13 April 2020 - 01:14 WIB
loading...
A
A
A
Dalam kesempatan yang sama Director Talent Ecosystem Development Dept Huawei Bradd Feng, mengungkap, Selama masa krisis, Huawei akan menyediakan dukungan dalam bentuk pendanaan, beragam platform terbuka, dan sumber daya-sumber daya edukasi yang dapat digunakan secara gratis.
"Kami juga akan menyelenggarakan berbagai aktivitas pengajaran, ujian, pelatihan, komunikasi, dan pengembangan sumber daya," tuturnya.
Salah satunya, Huawei akan menyediakan lebih dari 100 Train the Trainer (TTT) online dari April hingga Desember. Diharapkan sebanyak lebih dari 1.500 guru berpartisipasi dalam pelatihan ini.
Huawei juga menargetkan sebanyak 50.000 mengikuti pelatihan yang diselenggarakannya tentang bagaimana melakukan belajar mandiri, serta kursus-kursus dan kelas-kelas secara online. Melalui Huawei ICT Academy Development Incentive Fund (ADIF), dana sebesar USD5 juta akan disediakan guna mendukung berbagai kegiatan seperti kursus online, pelatihan online, dan eksperimen online, yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi-perguruan tinggi yang menjadi mitra Huawei.
Selain itu, lebih dari 130 sumber MOOC akan dibuka, meliputi bidang-bidang canggih seperti Artificial Intelligent (AI), big data, 5G, dan Internet of Things (IoT).
"Kami juga akan menyelenggarakan berbagai aktivitas pengajaran, ujian, pelatihan, komunikasi, dan pengembangan sumber daya," tuturnya.
Salah satunya, Huawei akan menyediakan lebih dari 100 Train the Trainer (TTT) online dari April hingga Desember. Diharapkan sebanyak lebih dari 1.500 guru berpartisipasi dalam pelatihan ini.
Huawei juga menargetkan sebanyak 50.000 mengikuti pelatihan yang diselenggarakannya tentang bagaimana melakukan belajar mandiri, serta kursus-kursus dan kelas-kelas secara online. Melalui Huawei ICT Academy Development Incentive Fund (ADIF), dana sebesar USD5 juta akan disediakan guna mendukung berbagai kegiatan seperti kursus online, pelatihan online, dan eksperimen online, yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi-perguruan tinggi yang menjadi mitra Huawei.
Selain itu, lebih dari 130 sumber MOOC akan dibuka, meliputi bidang-bidang canggih seperti Artificial Intelligent (AI), big data, 5G, dan Internet of Things (IoT).
(iqb)
Lihat Juga :