Ini Rahasia Buaya Tak Pernah Terinfeksi meskipun Hidup di Habitat Air Kotor
Sabtu, 11 Maret 2023 - 21:01 WIB
loading...
A
A
A
Dengan menelusuri genom buaya air asin, defensin CpoBD13 efektif membunuh jamur Candida albicans penyebab utama infeksi jamur pada manusia di seluruh dunia. Meskipun beberapa defensin tumbuhan dan hewan sebelumnya telah terbukti menargetkan Candida albicans, mekanisme di balik aktivitas antijamur CpoBD13 inilah yang membuatnya unik.
Baca juga; Apa Perbedaan Buaya dan Aligator?
Defensin CpoBD13 dapat mengatur sendiri aktivitasnya berdasarkan pH lingkungan sekitarnya. Pada pH netral (misalnya dalam darah) defensin tidak aktif. Namun, ketika mencapai tempat infeksi yang memiliki pH asam lebih rendah, defensin diaktifkan dan dapat membantu membersihkan infeksi.
Ini adalah pertama kalinya mekanisme ini diamati dalam defensin. Para peneliti percaya penemuan mereka dapat mengarah pada pengembangan defensin sintetik dengan aktivitas yang bergantung pada pH.
Tentu ini dapat digunakan untuk mengobati infeksi serius pada manusia. “Berarti kami dapat menggunakannya sebagai pola untuk mengobati infeksi jamur pada manusia,” pungkas Williams.
Baca juga; Apa Perbedaan Buaya dan Aligator?
Defensin CpoBD13 dapat mengatur sendiri aktivitasnya berdasarkan pH lingkungan sekitarnya. Pada pH netral (misalnya dalam darah) defensin tidak aktif. Namun, ketika mencapai tempat infeksi yang memiliki pH asam lebih rendah, defensin diaktifkan dan dapat membantu membersihkan infeksi.
Ini adalah pertama kalinya mekanisme ini diamati dalam defensin. Para peneliti percaya penemuan mereka dapat mengarah pada pengembangan defensin sintetik dengan aktivitas yang bergantung pada pH.
Tentu ini dapat digunakan untuk mengobati infeksi serius pada manusia. “Berarti kami dapat menggunakannya sebagai pola untuk mengobati infeksi jamur pada manusia,” pungkas Williams.
(wib)
Lihat Juga :